Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kuba Ampuni 787 Narapidana atas Permintaan Paus

Kuba mengampuni 787 narapidana mengikuti seruan Paus Fransiskus kepada para pemimpin dunia agar menunjukkan belas kasih kepada para tahanan menurut otoritas Selasa (15/11/2016).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 November 2016  |  12:45 WIB
Kuba Ampuni 787 Narapidana atas Permintaan Paus
Paus Fransiskus dan Presiden Kuba Raul Castro saat bertemu di Havana, Kuba, Minggu (20/9). - REUTERS/EFE/Alejandro Ernesto/Pool)
Bagikan

Kabar24.com, HAVANA - Kuba mengampuni 787 narapidana mengikuti seruan Paus Fransiskus kepada para pemimpin dunia agar menunjukkan belas kasih kepada para tahanan menurut otoritas Selasa (15/11/2016).

Dewan Negara Kuba yang dipimpin oleh Presiden Raul Castro memberikan amnesti kepada para tahanan untuk menghormati tahun Yubileum yang dideklarasikan oleh Paus menurut warta koran resmi partai komunis, Granma.

Paus Fransiskus mendeklarasikan tahun Yubileum pada Desember tahun lalu, sebuah waktu khusus untuk pengampunan dosa dan pengampunan universal.

Kuba mengatakan pemberian pengampunan meliputi narapidana perempuan, pemuda dan tahanan yang sakit.

"Kejahatan yang membuat mereka dihukum, tingkah laku mereka selama menjalani hukuman dan masa hukuman yang sudah dijalani menjadi bahan pertimbangan," katanya.

Para narapidana kasus pembunuhan berencana, pembunuhan, kejahatan terhadap anak-anak, pemerkosaan, peredaran narkoba dan kejahatan "sangat berbahaya" lainnya dikecualikan dalam pemberian pengampunan itu.

Paus Fransiskus sebelumnya menyeru para pemimpin dunia memperbaiki kondisi penjara untuk para tahanan dan mempertimbangkan pemberian amnesti bagi mereka.

September tahun lalu, Kuba membebaskan 3.522 narapidana menjelang kedatangan Paus menurut warta kantor berita AFP.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

paus kuba narapidana

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top