Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mengenang Bhumibol Adulyadej, Kekuatan Negeri Tak Tertandingi

Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, yang dikenal sebagi pemimpin monarki dengan masa kepemimpinan terpanjang di dunia akhirnya dinyatakan meninggal pada pukul 15:52 waktu setempat dalam usia 88 tahun.
Juli Etha Ramaida Manalu
Juli Etha Ramaida Manalu - Bisnis.com 13 Oktober 2016  |  20:48 WIB
Raja Thailand Bhumibol Adulyadej. -  REUTERS/Damir Sagolj
Raja Thailand Bhumibol Adulyadej. - REUTERS/Damir Sagolj

Kabar24.com, JAKARTA - Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, yang dikenal sebagi pemimpin monarki dengan masa kepemimpinan terpanjang di dunia akhirnya dinyatakan meninggal pada pukul 15.52 waktu setempat dalam usia 88 tahun.

Sebelumnya, sejak Minggu (9/10/2016) pihak istana Thailand telah mengumumkan keadaan sang Raja yang tidak stabil. Dia disebut menjalani pengobatan hemodialisis (cuci darah).

Bhumibol sendiri lahir sebagai anak bungsu dari tiga bersaudara pada 5 Desember 1927 di Mount Auburn Hospital, Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat (AS) ketika ayahnya Mahidol of Songkhla sedang menuntut ilmu di Harvard University. Dia memiliki satu abang dan satu kakak.

Pada 1935 abangnya, Ananda Mahidol naik tahta menjadi Raja. Namun, pada 9 Juni 1946 Ananda mangkat dan ditemukan luka tembakan pada tubunya. Bhumibol sempat dituduh sebagai aktor di balik kematian abangnya, tetapi tidak ada bukti yang cukup.

Mengutip www. britannica.com Bhumibol menikah dengan sepupu jauhnya Sirikit Kitiyakara pada April dan memiliki empat orang anak. Kini, anak Sekaligus ahli warisnya, Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn yang saat ini berusia 63 tahun disebut akan menjadi penerusnya sebagai raja baru Thailand.

Seperti namanya, Paduka Yang Mulia Raja Bhumibol Adulyadej atau dikenal sebagai Raja Rama IX telah memerintah Thailand sejak masa mudanya ketika dia masih berusia 19 tahun tepatnya pada 9 Juni 1946.

Nama yang disematkan padanya Bhumibol Adulyadej memiliki arti Kekuatan Negeri, Kekuatan Tak Tertandingi. Betul saja, selama hidupnya dia telah memimpin Thailand selama 70 tahun hingga akhir hayatnya dan menjadi raja monarki dengan masa pemerintahan terpanjang di seluruh dunia.

Selama masa pemerintahannya dia menikmati popularitas besar. Mengutip cnn.com, Bhumibol merupakan sosok yang sangat dihormati di negerinya sebagai tokoh pemersatu.

Pribadinya sebagai  pemersatu diakui oleh seluruh lapisan masyarakat Thailand mulai dari elit politik perkotaan yang kaya hingga petani di provinsi termiskin di Thailand.

Sejak memerintah pada 1946, dia telah membawahi sekitar 20 perdana menteri dan menghadapi lusinan kali aksi kudeta serta perubahan konstitusi.

Selama bertahun-tahun, secara berkala, dia melibatkan diri dalam urusan politik, memanfaatkan pengaruhnya untuk mencoba meredakan situasi yang mengancam negara.

Meskipun secara hukum dia memiliki kekuasaan yang terbatas, dia bisa berhasil memberi pengaruh besar melalui posisinya yang cukup unik dik kalangan masyarakat Thailand.

Pada 1973 dia membantu meredakan bentrok yang terjadi antara demonstran mahasiswa dan penguasa militer.

Penampilan paling berkesan darinya di panggung politik terjadi pada Mei 1992 ketika dia melibatkan diri menangani aksi kekerasan yang terjadi antara pengikut kampanye prodemokrasi dan promiliter.

Sang raja memanggil pemimpin kedua kubu. Dalam sebuah siaran televisi, kedua pria pemimpin kubu tersebut terlihat berlutut di depan raja mereka dan sepakat membantu mengamankan situasi serta menghentikan aksi kekerasan yang terjadi.

Keterlibatannya ini juga disebut menjadi salah satu faktor yang mendongkrak otorits moral sang raja.

Kini, sang raja monarki dengan masa pemerintahan tertinggi telah mangkat dan menyisakan kesedihan yang dalam di hati rakyat yang sangat mencintainya. Selamat jalan Paduka Yang Mulia Raja Bhumibol Adulyadej, Raja yang telah menjadi kekuatan negeri, dengan kekuatan tak tertandingi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

meninggal sejarah Raja Thailand

Sumber : Berbagai Sumber

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top