Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Presiden Jokowi Blusukan di Seoul Pelajari Promosi Hiburan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan blusukan atau kunjungan ke perusahaan penyiaran Munhwa untukl mempelajari promosi dan perkembangan industri hiburan di Digital Media City, Seoul.
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Presiden Korea Selatan Park Geun-hye tiba di istana kepresidenan Blue House, di Seoul, Korea Selatan, Senin (16/5)./REUTERS-Kim Hong Ji
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Presiden Korea Selatan Park Geun-hye tiba di istana kepresidenan Blue House, di Seoul, Korea Selatan, Senin (16/5)./REUTERS-Kim Hong Ji

Kabar24.com, SEOUL - Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan blusukan atau kunjungan ke perusahaan penyiaran Munhwa untukl mempelajari promosi dan perkembangan industri hiburan di Digital Media City, Seoul.

Menurut pantauan Antara di Seoul pada Selasa, Presiden Jokowi melakukan peninjauan ke perusahaan itu bersama sejumlah pejabat negara antara lain Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden Jokowi beserta delegasi Indonesia menyaksikan proses konser virtual dan teater hologram.

Presiden Jokowi mengenakan kostum pakaian tradisional Korea Selatan serta mencoba beberapa gawai virtual teknologi tinggi.

Pada saat berkunjung ke CJ Creative Center di Digital Media City, delegasi menyaksikan pertunjukan K-POP Ailee dan Block B serta melakukan diskusi dengan pimpinan perusahaan CJ.

Sebelumnya, Presiden Jokowi pada Minggu (15/5/2016) mengatakan mengatakan selain sektor industri manufaktur, Indonesia juga menargetkan kerja sama di bidang industri kreatif seperti film dan animasi dengan Korea Selatan.

Selain itu, Presiden Jokowi juga mengatakan Indonesia dapat belajar dari Korsel mengenai bagaimana mempromosikan seni hiburan dan budaya kepada pasar internasional.

"Bukan membawa, kita belajar bagaimana K-Pop bisa mendunia. Tentu saja dengan kekuatan kita, bisa saja seni musik tradisi yang diberi 'brand' baik, diapresiasi baik," jelas Jokowi.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Editor : Fatkhul Maskur
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper