Osama Bin Laden Wariskan US$29 Juta Untuk Jihad Global

Pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden dalam surat dan dokumen lain menguraikan tentang bagaimana warisannya sekitar 29 juta dolar Amerika dibagikan setelah kematiannya, meminta sebagian besar dari dana itu untuk meneruskan jihad global.
Newswire | 02 Maret 2016 21:50 WIB
Osama bin Laden - today.com

Bisnis.com, WASHINGTON - Pemimpin Al Qaeda Osama bin Laden dalam surat dan dokumen lain menguraikan tentang bagaimana warisannya sekitar US$29 juta  dibagikan setelah kematiannya, meminta sebagian besar dari dana itu untuk meneruskan jihad global.

Satu di antara surat itu, bagian dari sekumpulan 113 dokumen, yang dijarah dari penyerbuan pasukan khusus Amerika Serikat pada 2011, yang menewaskan bin Laden, diyakini adalah surat wasiat oleh pejabat intelijen Amerika Serikat.

Sejumlah media diberi izin khusus untuk dokumen tersebut, yang diterjemahkan dari bahasa arab dan dibuka oleh kantor intelijen Amerika Serikat.

Itu bagian dari kumpulan dokumen kedua, yang diambil dari gerakan tersebut, dan yang dibuka sejak Mei 2015. Sejumlah besar dokumen lain masih dalam status rahasia.

Salah satu dokumen, sebuah catatan dengan tulisan tangan yang para pejabat intelijen meyakini ditulis oleh militan Arab Saudi itu pada akhir 1990an, menjelaskan bagaimana dia akan membagikan dana sebesar US$29 juta  Amerika yang dia miliki di Sudan.

Dalam surat itu bin Laden menuliskan, satu persen dari US$29 juta  tersebut harus diberikan kepada Mahfouz Ould al Walid, seorang militan al Qaeda senior alias Abu Hafs al Mauritani.

Bin Laden menambahkan dalam surat itu bahwa al Walid telah menerima US$20.000 hingga US$30.000 dari bagiannya, dan akan memberikan imbalan kepadanya jika dia berhasil mendapatkannya dari pemerintah Sudan.

Osama bin Laden tinggal di Sudan selama lima tahun sebagai seorang tamu resmi hingga dia diminta untuk meninggalkan negara itu pada Mei 1996 lalu oleh pemerintahan Islamis fundamental yang saat itu berada di bawah tekanan Amerika Serikat.

Sejumlah satu persen lainnya dari dana tersebut akan diberikan kepada orang kedua, insinyur Abu Ibrahim al Iraqi Sa'as, karena membantu membangun perusahaan milik bin Laden pertama di Sudan, Wadi al Aqiq Co, dokumen itu menyebutkan.

Bin Laden mendesak kerabat dekatnya untuk menggunakan sisa dana itu untuk mendukung perang suci yang dilakukan.

"Saya berharap para saudara, saudari dan bibi kandung saya untuk mematuhi keinginan saya dan untuk menggunakan seuruh uang yang saya tinggalkan di Sudan untuk jihad, demi kepentingan Tuhan," katanya.

Dia menuliskan jumlah yang spesifik dalam mata uang real Arab Saudi dan emas yang harus dibagikan kepada ibu, seorang anak laki-laki dan perempuan, paman, anak dari paman serta kepada bibi kandungnya.

Dalam surat bertanggal 15 Agustus 2008 kepada ayahnya, bin Laden meminta ayahnya merawat isteri dan anak-anaknya jika dia meninggal dunia terlebih dahulu.

Belum jelas kepada siapakah surat bin Laden itu ditujukan, dikarenakan ayah kandungnya, Mohammed bin Laden tewas dalam kecelakan pesawat pada 1967. Para pejabat intelijen Amerika Serikat belum memberikan komentarapakah mungkin surat itu ditujukan untuk ayah tirinya, Mohammad al Attas.

"Ayahku yang berharga, saya mempercayakan kepada anda keselamatan isteri dan anak-anak saya, dan bahwa anda akan terus menjaga mereka dan memantau keberadaan mereka, serta membantu mereka dalam pernikahan dan kebutuhan mereka," kata surat itu.

Dalam paragraf terakhir surat itu, dia memohon maaf jika dia telah melakukan segala sesuatu yang tidak disenangi ayahnya.

Sumber : ANTARA/REUTERS

Tag : Osama bin Laden
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top