Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

INDUSTRI MEDIA: Inilah 5 Persoalan Insan Pers

LBH Pers menyatakan sedikitnya terdapat lima persoalan yang dihadapi wartawan sepanjang tahun ini, di antaranya kekerasan dan kriminalisasi terhadap insan pers
Anugerah Perkasa
Anugerah Perkasa - Bisnis.com 23 Desember 2015  |  12:55 WIB
LBH Pers menyatakan sedikitnya terdapat lima persoalan yang dihadapi wartawan sepanjang tahun ini, di antaranya kekerasan dan kriminalisasi terhadap insan pers. - JIBI
LBH Pers menyatakan sedikitnya terdapat lima persoalan yang dihadapi wartawan sepanjang tahun ini, di antaranya kekerasan dan kriminalisasi terhadap insan pers. - JIBI
Kabar24.com, JAKARTA -- LBH Pers menyatakan sedikitnya terdapat lima persoalan yang dihadapi wartawan sepanjang tahun ini, di antaranya kekerasan dan kriminalisasi terhadap insan pers. 
 
Direktur Eksekutif LBH Pers Nahwawi Bahrudin mengatakan kekerasan terhadap wartawan baik fisik maupun nonfisik selalu terulang. LBH Pers mencatat sedikitnya ada 47 kasus kekerasan yang terjadi sepanjang 2015.
 
"Kategori kekerasan yang paling banyak adalah kekerasan fisik yaitu penganiayaan atau pemukulan kemudian disusul pelarangan liputan dan teror atau ancaman," kata  Nahwawi dalam rilisnya yang dikutip Bisnis.com, Rabu (23/12/2015).
 
Dia menuturkan masalah lainnya  disusul dengan intervensi, pembunuhan, tuntutan hukum, penggerudukan dan pelecehan. Nahwawi memaparkan kekerasan itu didominasi oleh kepolisian.
 
Masalah kedua adalah kriminalisasi narasumber dan wartawan. Ketiga, dia menuturkan adalah masalah monopoli kepemilikan perusahaan media. 
 
Keempat, LBH Pers mencatat masalah kesejahteraan jurnalis dan terakhir adalah kebijakan yang mengebiri kebebasan pers. Aturan itu adalah Rancangan KUHP, revisi UU ITE, rancangan UU Penghinaan terhadap Pengadilan.
 
"Rancangan Undang – Undang Contempt of Court  dengan dalih tujuan menjaga proses peradilan yang bebas dari segala intervensi. Namun tujuan tersebut lebih berat kepada pembatasan dan pembungkaman kebebasan pers," kata Nahwawi. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lbh pers
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top