Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemda Siak Minta Pusat Turun Tangan Kembangkan Tanjung Buton

Pemerintah Kabupaten Siak meminta pemerintah pusat mendukung percepatan pembangunan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang terletak di Kabupaten Siak, Riau yang merupakan sentral industri Cruide Palm Oil di Riau.
Gemal Abdel Nasser P
Gemal Abdel Nasser P - Bisnis.com 16 November 2015  |  20:23 WIB
Ilustrasi kawasan industri - Jabarprov.go.id
Ilustrasi kawasan industri - Jabarprov.go.id

Bisnis.com, PEKANBARU— Pemerintah Kabupaten Siak meminta pemerintah pusat mendukung percepatan pembangunan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB) yang terletak di Kabupaten Siak, Riau yang merupakan sentral industri Cruide Palm Oil di Riau.

Bupati Siak Syamsuar mengatakan KITB dibangun untuk mengembangkan kegiatan industri di Kabupaten Siak dan di daerah Riau lainnya. Daerah Tanjung Buton adalah lokasi yang strategis karena berdekatan dengan Singapura dan Malaysia. 

“KITB sangat berpotensi untuk pelabuhan industri. Kami masih menunggu perizinan serta uluran tangan dari Kementerian Perhubungan. Namun, masih belum ada tindaklanjut,” katanya saat berada di Pekanbaru, Senin (16/11/2015).

Syamsuar meminta Kementerian Perhubungan memberikan dana Rp50 miliar untuk pembebesan lahan seluas 5 hektare yang akan digunakan untuk pelabuhan, sesuai yang dijanjikan, beberapa waktu lalu.

Syamsuar juga meminta kepada pemerintah pusat untuk memberikan izin pembangunan terminal BBM sebagai penunjang migas.

Pemkab sudah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Migas sebesar 25 Megawatt di Desa Rawa Mekar Jaya Kecamatan  Sungai Apit. Namun, pembangkit ini belum dijalankan oleh PLN.

Pelaksana Tugas Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman menambahkan, KITB bagi Riau sebagai kawasan yang pertama kali berhadapan dengan arus masuknya pengaruh pemberlakuan kebijakan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dari luar negeri.

"Melihat prospek dan potensinya, kami ingin membangun kawasan Riau pesisir sebagai pintu masuk, sekaligus sebagai upaya pemerataan infrastruktur pendukung perekonomian, KITB salah satunya" katanya.

Andi Rachman mengatakan pihaknya telah membicarakan Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) dengan pemerintahan pusat. Karena selama ini, hal itu menjadi kendala pembangunan KITB dan pembangunan lainnya. Andi mengklaim, masalah RTRW itu akan terselesaikan pada Desember mendatang.  

Staf Ahli Bidang Hukum, Reformasi dan Demokrasi Kementerian Perhubungan Umar Aris mengatakan Kementerian Perhubungan akan segera merealisasikan apa saja yang diperlukan oleh Pemerintah Kabupaten Siak untuk mengembangkan kawasan tersebut.

“Kemenhub tengah membahas apa-apa saja yang diperlukan oleh kawasan industri Tanjung Buton. Namun, perlu ada pembicaraan yang lebih mendalam untuk percepatan pembangunan ini,” katanya saat berada di Pekanbaru.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tanjung buton siak
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top