Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kanwil Ditjen Pajak Suluttenggomalut Terima 124 Permohonan Penghapusan Sanksi Pajak

Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Sulawesi Utara Tengah Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttenggomalut) mencatat telah menerima permohonan penghapusan sanksi pajak sebanyak 124 wajib pajak per 25 September 2015.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 28 September 2015  |  22:05 WIB

Bisnis.com, MANADO--Direktorat Jenderal Pajak Kantor Wilayah Sulawesi Utara Tengah Gorontalo dan Maluku Utara (Suluttenggomalut) mencatat telah menerima permohonan penghapusan sanksi pajak sebanyak 124 wajib pajak per 25 September 2015.

Berdasarkan data yang ada, 124 permohonan penghapusan sanksi pajak tersebut setara dengan Rp4,42 miliar. Sebagaimana diketahui, Dirjen Pajak gencar menghimbau wajib pajak (WP) untuk memanfaatkan reinventing policy.

“Potensinya akan terus meningkat karena ini [reinventing policy] adalah program yang memudahkan WP. Program ini berlaku bagi yang belum memiliki nomor pokok wajib pajak [NPWP] atau yang belum, sehingga sanksi-sanksi sebelumnya bisa dihapuskan,” kata James Wayong, Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Humas) Kanwil Ditjen Pajak Suluttenggomalut di Manado, Senin (28/9).

Jika dirinci, WP yang berada di Provinsi Sulut dan Maluku Utara lebih mendominasi dibandingkan Provinsi Gorontalo, dan Sulteng antara lain Kota Manado sebanyak 31 WP, disusul dengan Kotamobagu dan Bitung yang masing-masing 24 WP, Ternate 16 WP, dan Tahuna 11 WP.

Penghapusan sanksi pajak atau yang lebih dikenal dengan reinventing policy tercantum dalam PMK No.91/PMK.03/2015. Aturan tersebut berisi tentang pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi atas keterlambatan penyampaian surat pemberitahuan, pembetulan surat pemberitahuan, dan keterlambatan pembayaran atau penyetoran pajak yang dirilis awal Mei lalu.

“Kebijakan ini akan berakhir pada akhir tahun ini sehingga semua WP selalu kami himbau untuk segera memanfaatkannya. Kebanyakan WP memang belum familiar dengan kebijakan ini sehingga kami gencar mengadakan sosialisasi,” ucapnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kanwil pajak suluttenggomalut
Editor : Bastanul Siregar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top