Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RJ LINO DIGELEDAH: Sofyan Djalil Sebut Tak Etis

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil menilai komunikasi pribadi melalui sambungan telepon dengan Direktur Utama Pelindo II R.J. Lino yang diekspos di depan media tidak etis.
Ana Noviani
Ana Noviani - Bisnis.com 31 Agustus 2015  |  11:58 WIB
Suasana penggerebekan di kantor IPC/Pelindo II di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (28/8/2015). - Ilustrasi/Akhmad Mabrori
Suasana penggerebekan di kantor IPC/Pelindo II di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (28/8/2015). - Ilustrasi/Akhmad Mabrori

Kabar24.com, JAKARTA--Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Sofyan Djalil menilai komunikasi pribadi melalui sambungan telepon dengan Direktur Utama Pelindo II R.J. Lino yang diekspos di depan media tidak etis.

"Itu enggak etis, karena saya telepon karena empati. Saya dengar dia digeledah, saya telepon ada apa. Rupanya dia emosional sekali, telepon dia buka dan dia bilang mau mundur," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Senin (31/8/2015).

Kendati demikian, Sofyan memahami sikap emosional Lino. Pasalnya, Lino merasa diperlakukan dengan tidak adil.

Pada Jumat sore (31/8/2015), Bareskrim Polri penggerebekan kantor IPC/Pelindo II berdasarkan hasil laporan masyarakat dan terkait dengan hasil audit BPKP dan dugaan pencucian uang oleh pejabat terkait di perusahaan BUMN ini.

Secara pribadi, Sofyan menilai kinerja RJ Lino memimpin Pelindo II cukup baik. Salah satu indikatornya adalah peningkatan jumlah kontainer dari 3,8 juta menjadi hampir 7 juta dengan menambah peralatan bongkar muat di pelabuhan.

"Dia saya angkat pada 2008. Waktu itu kita mencari direksi, ada beberapa kandidat. Akhirnya kita bikin panel tentang visi misi dia," tutur Sofyan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pelindo ii Sofyan Djalil
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top