Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemekaran Daerah, Sarundajang Sampaikan Permintaan Bolmong ke Jokowi

Gubernur Sulawesi Utara menyampaikan secara langsung ke Presiden Joko Widodo terkait permintaan masyarakat Bolaang Mongondow untuk bisa menjadi daerah otonom sendiri.
Lukas Hendra TM
Lukas Hendra TM - Bisnis.com 28 Mei 2015  |  16:45 WIB
Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang. - JIBI
Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang. - JIBI

Kabar24.com, AIRMADIDI – Gubernur Sulawesi Utara menyampaikan secara langsung ke Presiden Joko Widodo terkait permintaan masyarakat Bolaang Mongondow untuk bisa menjadi daerah otonom sendiri.

Seperti diketahui, Bolaang Mongondow kini masih menjadi bagian dari Provinsi Sulawesi Utara, tetapi wilayah tersebut berkeinginan untuk bisa mandiri sebagai wilayah otonom dan melepaskan diri dari Provinsi Sulawesi Utara.

Dalam sambutan pembukaan Puncak Bulan Bhakti Gotong Royong, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang secara langsung menyampaikan aspirasi masyarakat Bolmong ke Presiden Joko Widodo dan sejumlah tamu undangan.

“Bolmong menghendaki agar bisa menjadi daerah otonom baru. Saya mohon kepada pak Presiden agar memberikan dukungan di waktu mendatang,” katanya, Kamis (28/5/2015).

Sebelumnya, Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Kota Kotamobagu ke-8 pekan lalu, Sarundajang mengungkapkan memang pemekaran Provinsi masih moratorium.

Namun, pihaknyanya mengaku telah dua kali berketemu Ketua Komisi 2 DPR serta Presiden Jokowi untuk menyampaikan aspirasi tersebut. “Saudara jangan takut, karena saya lebih serius dari kalian untuk mewajudkan Provinsi Bolaang Mongondow Raya [BMR]. Ini merupakan impian saya untuk mewujudkannya. Saat ini kita tinggal menunggu jawaban dari  Komisi 2, mudah-mudahan waktu dekat ini sudah keluar,” katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemekaran daerah Sinyo Harry Sarundajang
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top