Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Diperiksa Besok, Lulung Siap Buka-bukaan Soal Dugaan Korupsi UPS

Abraham Lunggana alias Haji Lulung siap buka-bukaan soal dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD - P DKI Jakarta 2014, saat menjalani pemeriksaan di Bareskrim, Kamis (30/4/2015) besok.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 29 April 2015  |  15:34 WIB
Abraham Lunggana alias Haji Lulung - Twitter
Abraham Lunggana alias Haji Lulung - Twitter

Kabar24.com, JAKARTA -- Abraham Lunggana alias Haji Lulung siap buka-bukaan soal dugaan korupsi pengadaan uninterruptible power supply (UPS) pada APBD - P DKI Jakarta 2014, saat menjalani pemeriksaan di Bareskrim, Kamis (30/4/2015) besok.

"Bang Lulung siap buka data dan akses yang dibutuhkan penyidik siapa yang bermain tanda kutip korupsi," kata Ramdan Alamsyah, kuasa hukum Lulung saat di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (29/4/2015).

Menurut dia kliennya siap membeberkan siapa saja yang bermain dalam kasus dugaan korupsi pengadaan UPS. Karena diakui Ramdan, Haji Lulung berkomitmen untuk membenahi Jakarta memberantas korupsi.

Ramdan juga mengkritik pemberitaan media yang seolah-olah menyudutkan kliennya itu dalam kasus dugaan korupsi UPS DKI Jakarta. "Saya mita rekan media jangan memvonis seolah mengarahkan," katanya.

Pada kesempatan sama, Effendi Syahputra, kuasa hukum Lulung yang lain mengungkapkan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu siap bekerjasama dengan kepolisian. Dia mengaku kliennya sudah menyiapkan dokumen permasalahan ini untuk menjalani pemeriksaan.

Sementara itu dalam kasus UPS, penyidik telah menetapkan tersangka yaitu Alex Usman dalam  pengadaan UPS berperan sebagai pejabat pembuat komitmen di Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat. Kemudian, Zainal Soleman berperan sebagai penjabat pembuat komitmen di Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat.

Kedua tersangka tersebut dikenakan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke satu KUHP.

Kepolisian menduga kasus korupsi UPS yang merugikan negara Rp50 miliar ini melibatkan tiga unsur antara lain legislatif, eksekutif, dan distributor.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

haji lulung
Editor : Martin Sihombing

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top