Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bareskrim Duga Ada Aktor Intelektual di Balik Kasus Benjina

Badan Reserse Kriminal menduga terdapat aktor intelektual yang bermain di balik dugaan kasus perbudakan di Benjina, Kepulauan Aru, Maluku.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 21 April 2015  |  21:44 WIB
Kabareskrim Irjen Pol. Budi Waseso.  - Antara
Kabareskrim Irjen Pol. Budi Waseso. - Antara

Kabar24.com, JAKARTA--Badan Reserse Kriminal menduga terdapat aktor intelektual yang bermain di balik dugaan kasus perbudakan di Benjina, Kepulauan Aru, Maluku.

"Yang pasti ada," kata Kabareskrim Komisaris Jenderal Budi Waseso di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (21/4/2015).

Namun Kabareskrim tak menyebut aktor intelektual dalam kasus Benjina itu. Menurut dia hingga saat ini kasus Benjina masih terus dikembangkan. "Kita masih kembangkan," katanya.

Terkait pengembangan kasus Benjina, Bareskrim diakui Komjen Budi Waseso telah mengirim tujuh penyidik untuk bergabung ke dalam tim yang mengusut kasus illegal fishing dan dugaan perbudakan."Sudah tujuh, nanti malam berangkat lagi ke Benjina," katanya.

Bareskrim juga siap memberikan perlindungan kepada para saksi kasus Benjina. Perlindungan, kata Budi, bergantung pada situasi ada yang melekat dan tidak. Menurut dia, pihaknya sudah menghitung ihwal keamanan sejumlah saksi karena keterangannya mereka sangat dibutuhkan.

Dugaan praktik perbudakan dikabarkan terjadi terhadap anak buah kapal asal Myanmar di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku. Perbudakan diduga dilakukan oleh pemilik kapal eks asing milik Thailand dan beroperasi di Indonesia. Diketahui kapal tersebut milik PT. Pusaka Benjina Resources.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bareskrim Perbudakan Benjina
Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top