Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ganjar Pranowo Geram Temukan Jentik di RSUD Brebes

Ganjar Pranowo geram karena temukan jentik nyamuk di RSUD Brebes saat dirinya melakukan kunjungan
Muhammad Khamdi
Muhammad Khamdi - Bisnis.com 14 Februari 2015  |  00:27 WIB
Ganjar Pranowo Geram Temukan Jentik di RSUD Brebes
Bagikan

Bisnis.com,SEMARANG—Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo geram saat meninjau rumah sakit umum daerah (RSUD) Kabupaten Brebes, karena mendapati banyak jentik nyamuk di selokan rumah sakit tersebut.

Gubernur bahkan sempat jongkok di pinggir selokan untuk mengecek jentik-jentik nyamuk yang dibiarkan saja oleh pihak RSUD.

"Ini banyak jentik nyamuk. Ndak bener ini,” katanya seperti dikutip laman resmi jatengprov.go.id, Jumat (13/2/2015).

Kekecewaan Ganjar beralasan, karena Jateng tengah gencar-gencarnya mengkampanyekan wilayah ini bebas jentik nyamuk. Terlebih lagi sebagai pusat pelayanan kesehatan, RSUD seharusnya bersih dan bebas dari segala macam penyakit.

“Bagaimana bisa bicara penanganan demam berdarah kalau di hilirnya, yaitu di rumah sakit saja jadi sarang nyamuk demam berdarah,” geramnya.

Ganjar kemudian meminta RSUD untuk segera membasmi jentik-jentik nyamuk, agar warga yang datang ke rumah sakit tidak justru terkena penyakit DBD. Pihaknya meminta Bupati Brebes Idza Priyanti menggalakkan 3 M, mengingat kasus DBD di daerah yang dipimpinnya sangat tinggi, yakni mencapai 9,86%.

"Laksanakan 3 M. Jangan di fogging, itu tidak efektif, cuma berbau solar saja,” katanya.

Ganjar menilai tempat tidur ICU di RSUD Brebes masih kurang dan harus segera ditambah, agar tidak ada lagi penolakan pasien dengan alasan tempat tidur penuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sarang nyamuk
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top