Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

WAKIL KETUA KPK DITANGKAP: Penahanan Bambang Dipimpin Seorang Brigjen Polisi

WAKIL KETUA KPK DITANGKAP: Penahanan Bambang Dipimpin Seorang Brigjen Polisi
Sutan Eries Adlin
Sutan Eries Adlin - Bisnis.com 23 Januari 2015  |  14:56 WIB
Ketua KPK Abraham Samad (kanan) bersama Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto saat memberikan keterangan terkait penetapan tersangka calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan di Gedung KPK Jakarta, Selasa (13/1). KPK meningkatkan status Budi Gunawan dari penyelidikan menjadi penyidikan karena telah menemukan dua alat bukti terkait dugaan transaksi mencurigakan ketika menduduki Kepala Biro Pembinaan Karir di Mabes Polri 2003-2006 dan jabatan lainnya - Antara
Ketua KPK Abraham Samad (kanan) bersama Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto saat memberikan keterangan terkait penetapan tersangka calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan di Gedung KPK Jakarta, Selasa (13/1). KPK meningkatkan status Budi Gunawan dari penyelidikan menjadi penyidikan karena telah menemukan dua alat bukti terkait dugaan transaksi mencurigakan ketika menduduki Kepala Biro Pembinaan Karir di Mabes Polri 2003-2006 dan jabatan lainnya - Antara

Kabar24.com, JAKARTA – Penyidik Bareksrim Polri Jumat pagi tadi menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto di jalan raya di Depok, Jawa Barat, yang menurut polisi tersangkut kasus keterangan palsu pada sidang satu perkara sengketa Pilkada di Mahkamah Konstitusi pada 2010.


Berikut kronologi penangkapan Bambang Widjojanto oleh Bareskrim Mabes Polri seperti dilansir Antara:

- Sekitar pukul 06.30 WIB Bambang Widjojanto dari kediamannya Kp. Bojong Rw.28,  Kel. Sukamaju, mengantarkan anaknya ke sekolah bersama dengan anak perempuannya menggunakan Mobil Isuzu Panther No.Pol B 1559 EFS. Dia dibuntuti oleh anggota Bareskrim Mabes Polri sampai ke SDIT Nurul Fikri Jl. Tugu Raya Kel. Tugu Kec. Cimanggis, Depok.  Setelah selesai mengantar anaknya, Bambang Widjojanto menuju kembali rumahnya.

- Sekitar pukul 07.30 WIB pada saat keluar SDIT Nurul Fikri, tepatnya di Depan Butik Rifa Jl. Komplek Timah Kel. Tugu, dia langsung ditangkap para petugas Bareskrim Mabes Polri. Bambang Widjojanto beserta mobilnya langsung dibawa ke Mabes Polri.

- Penangkapan dilakukan oleh 15 anggota Bareskrim Mabes Polri yang dipimpin oleh Brigjen Viktor. Bambang ditangkap atas kasus pemberian kesaksian palsu di bawah sumpah.

Sebelumnya, ketika dibawa polisi Jumat pagi sekitar pukul 07.30 (23/1/2015), Bambang Widjojanto masih ditemani oleh putrinya yang bernama Izad Nabilla.

Menurut Sari Indah Dewi, istri Bambang Widjojanto, Izad tidak memperlihatkan trauma menyaksikan langsung bapaknya ditahan oleh polisi. Justru, tambah Sari,  sang anak berkata, “keren...kereen” sambil menceritakan bagaimana bapaknya ditahan oleh polisi yang disebut oom polisi.

Sebelumnya, Kepala Divis Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Pol. Ronny F. Sompie menjelaskan bahwa Bambang Widjojanto ditangkap karena terkait dengan kasus Pemilihan Kepala Daerah Kota Waringin Barat, Kalimantan Tengah.

Irjen Ronny menjelaskan bahwa kasus tersebut terjadi pada 2010 di Mahkamah Konstitusi dalam sengketa Pilkada Waringin Barat.

Menurut Kadiv Humas Polri itu, laporan masyarakat tentang kasus tersebut masuk pada 15 Januari 2015. Setelah itu, penyidik melakukan gelar pekara sehingga didapatkan 3 alat bukti yang sah.

Bambang, menurut Ronni, ditangkap oleh penyidik Polri pada pukul 07.30 di jalan raya di Depok. Wakil Ketua KPK itu ditangkap karena melanggar Pasal 242 juncto 55 KUHP yakni menyuruh saksi memberikan keterangan palsu di depan pengadilan. Ancaman dari pelanggaran UU tersebut adalah 7 tahun kurungan penjara

Sebelumnya, sempat simpang siur kabar mengenai penahanan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Johan Budi, Deputi Bidang Pencegahan KPK, mengungkapkan bahwa Pelaksana Tugas Kapolri Komjen Pol. Badrodin Haiti membantah adanya penangkapan terhadap Bambang Widjojanto.

Berikut penjelasan dari akun Twitter resmi KPK @KPK_RI:   

Terkait berita penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, berikut penjelasan Dep Pencegahan KPK Johan Budi ;

1.Ajudan BW menyampaikan kabar bahwa BW dijemput orang yg mengaku dari Bareskrim Polri stlh mengantar anaknya sekolah, pagi ini.

2.Pihak KPK sdh hubungi Plt Kapolri Badrodin Haiti,menanyakan hal ini dan dijwb tidak benar ada penangkapan o/ Bareskrim.

3.Saat ini KPK sedang kumpulkan informasi lanjutan terkait penangkapan ini. (Bisnis.com/Antara)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kisruh Polisi vs KPK

Sumber : (Antara)

Editor : Sutan Eries Adlin

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top