Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS UKRAINA: Jika Rusia Invasi Lagi, AS Siapkan Serangan

Duta Besar AS untuk Ukraina mengatakan negara itu baru akan mengambil sikap tegas kalau pasukan Rusia berani melintasi perbatasan dan masuk ke wilayah Ukraina.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 30 April 2014  |  10:09 WIB
Tank militer Rusia melaju di jalan dari Sevastopol ke Simferopol - Reuters
Tank militer Rusia melaju di jalan dari Sevastopol ke Simferopol - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA—Duta Besar AS untuk Ukraina mengatakan negara itu baru akan mengambil “sikap tegas” kalau pasukan Rusia berani melintasi perbatasan dan masuk ke wilayah Ukraina.

Berbicara pada satu konferensi pers, Duta Besar AS Geoffrey Pyatt mengatakan bahwa kalau Rusia melanggar batas maka hal itu merupakan eskalasi besar atas ketegangan di wilayah itu.

Selama ini Rusia telah menempatkan ribuan pasukannya di perbatasan Ukraina. Kondisi itu memicu kekhawatiran negara itu akan memamfaatkan kerusuhan yang terjadi sebagai alasan untuk memasuki negara bekas Unji Soviet tersebut.

Pyatt juga mengatakan pemerintah Ukraina telah diminta untuk tidak menggunakan pasukan bersenjata untuk membebaskan gedung milik pemerintahan lokal yang telah dikuasai kelompok separatis pro Rusia.

Sebelumnya bentrok bersenjata tidak terhindari akibat penguasaan sejumlah gedung tersebut sehingga mengakibatkan sejumlah korban tewas.

Sedikitnya 10 balai kota di wilayah timur negara tersebut telah dikuasai kelompok separatis selain sejumlah pos keamanan sebagaimana dikutip aljazeera.com, Rabu (30/4/2014).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rusia kerusuhan ukraina Krisis Ukraina

Sumber : aljazeera.com

Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top