Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kapal Terbalik di Uganda, 19 Orang Meninggal

Setidaknya 19 orang tewas dan puluhan lainnya hilang pada Sabtu setelah kapal yang membawa sebagian besar pengungsi Kongo terbalik di sebuah danau yang terbentang di sepanjang perbatasan Uganda dan Republik Demokratik Kongo.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 23 Maret 2014  |  05:02 WIB
Kapal Terbalik di Uganda, 19 Orang Meninggal
Cuaca ekstrem di Laut - Antara
Bagikan

Bisnis.com, KAMPALA - Setidaknya 19 orang tewas dan puluhan lainnya hilang pada Sabtu setelah kapal yang membawa sebagian besar pengungsi Kongo terbalik di sebuah danau yang terbentang di sepanjang perbatasan Uganda dan Republik Demokratik Kongo.

Polisi setempat mengungkapkan nelayan setempat dan kapal-kapal penumpang terdekat membantu menarik 43 korban yang selamat dari air, tetapi setidaknya 34 orang hilang dan dikhawatirkan tewas.

"Kami masih menyelidiki, tapi kami telah diberitahu bahwa penyebabnya karena kelebihan penumpang," kata Lydia Tumushade, juru bicara polisi untuk wilayah Albertine Uganda.

Danau Albert adalah sepanjang sekitar 160 km (100 mil) dan lebar 30 km dan merupakan bagian paling utara dari rantai danau di Albertine Rift, cabang barat Rift Valley.

Kapal itu memulai perjalanannya di ujung utara danau dan menuju selatan ke lokasi pendaratan di pantai Uganda ketika mengalami kesulitan sekitar pukul 10.30 waktu setempat.

Populer dengan pedagang lokal, perahu dan kapal berselang-seling di danau yang menghubungkan kota-kota dan desa-desa yang terletak di pantai.

Kecelakaan relatif umum terjadi di danau Uganda, yang mencakup Danau Victoria dan Danau Edward, karena kelebihan penumpang, kurangnya pemeliharaan dan lemahnya penegakan standar keselamatan. (Antara/Reuters)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kapal gelombang laut
Editor : Nurbaiti
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top