Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pencemaran Nama Baik Wamenkumham, Tri Dianto Merasa tak Bersalah

Tri Dianto, fungsionaris Perhimpunan Pergerakan Indonesia, mengatakan dirinya tak bersalah dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Denny Indrayana, Wakil Menteri Hukum dan HAM.
Nadya Kurnia
Nadya Kurnia - Bisnis.com 24 Februari 2014  |  13:19 WIB
Wamenkumham Denny Indrayana - JIBI
Wamenkumham Denny Indrayana - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA--Tri Dianto, fungsionaris Perhimpunan Pergerakan Indonesia, mengatakan dirinya tak bersalah dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh Denny Indrayana, Wakil Menteri Hukum dan HAM.

"Saya rasa dalam masalah ini saya tidak bersalah. Apalagi berita yang bilang ada pertemuan cikeas itu, kan, Pak Ma'mun. Bukan saya," jelasnya saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (24/02/2014)

Menurut Tri, saat itu Ma'mun lah yang pertama kali melontarkan pernyataan mengenai keterkaitan Denny dalam 'pertemuan Cikeas' di depan gedung KPK. Sementara dirinya kala itu berada di Duren Sawit bersama dengan wartawan.

"Teman-teman yang ada di duren sawit meminta saya untuk memberikan statement yang sama untuk kebutuhan berita. Intinya saya hanya mengulang statement Pak Ma'mun di KPK saja," tambahnya.

Selain itu, dia juga mempertanyakan perihal pemanggilan terlapor untuk diperiksa yang saat ini hanya dilakukan kepada dirinya. Padahal, selain Tri, Denny Indrayana juga melaporkan Ma'mun Murod ke Bareskrim.

Sebelumnya, pada 9 Januari 2014 Denny Indrayana melaporkan Ma'mun Murod dan Tri Dianto atas pencemaran nama baik. Ma'mun mengatakan Denny dan Bambang Widjojanto, salah satu pimpinan KPK, pernah melakukan pertemuan di Cikeas yang dihadiri oleh Presiden RI sehari sebelum Anas Urbaningrum ditetapkan sebagai tersangka.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

denny indrayana
Editor : Ismail Fahmi
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top