Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PDIP Jadi Primadona Diperebutkan Banyak Parpol

Meningkatnya elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang ditunjukkan oleh sejumlah lembaga survei nasional membuat PDIP menjadi primadona yang diperebutkan oleh partai politik lainnya. Mereka secara terbuka menyatakan tertarik untuk berkoalisi dengan PDIP.
Fitri Sartina Dewi
Fitri Sartina Dewi - Bisnis.com 05 Februari 2014  |  18:29 WIB
/Antara
/Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Meningkatnya elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang ditunjukkan oleh sejumlah lembaga survei nasional membuat PDIP menjadi primadona yang diperebutkan oleh partai politik lainnya. Mereka secara terbuka menyatakan tertarik untuk berkoalisi dengan PDIP.

Sekjen Partai Nasional Demokrat Rio Patrice Capella menyatakan pihaknya terbuka untuk berkoalisi dengan partai politik manapun, asalkan memilikin tujuan yang sama yaitu membangun bangsa.

Ketika ditanya apakah Nasdem termasuk ke dalam daftar parpol yang tertarik untuk berkoalisi dengan PDIP, Rio menyatakan bahwa itu adalah hak setiap partai untuk memilih partai mana yang ingin diajak berkoalisi.

Namun, dia tidak menyangkal kalau PDIP merupakan salah satu partai yang ideal untuk diajak berkoalisi dengan Nasdem. “Ya bisa jadi kita koalisi, PDIP bagus, tujuan kita juga sama yaitu memajukan bangsa,” ujarnya.

Selain itu, Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Y. Thohari menyatakan bahwa partainya memiliki keinginan untuk berkoalisi dengan PDIP.

Menurutnya, kondisi politik nasional akan stabil apabila koalisi Golkar dengan PDI Perjuangan dapat terwujud. Selain itu, Pemilu 2014 juga dinilai sebagai momentum paling tepat untuk mewujudkan gagasan koalisi antara Golkar dan PDIP.

Namun, Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar, Akbar Tandjung justru menyatakan peluang koalisi antara Golkar dan PDIP sangat kecil. Hal tersebut disebabkan Golkar telah memiliki Capres yaitu Aburizal bakrie, dan PDIP juga sudah memiliki banyak dukungan.

“Golkar sudah punya Capres Pak Aburizal Bakrie. PDIP juga dukungannya sudah banyak. Tidak mungkin ada dua capres, jadi mereka bisa mengajukan masing-masing capres tanpa berkoalisi,” ucapnya.

Selain itu, Jubir Partai Demokrat juga menyatakan tidak tertutup kemungkinan pihaknya akan berkoalisi dengan PDIP. Hal tersebut mecuat setelah salah satu peserta konvensi Capres Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo diberitakan akan mengadakan pertemuan dengan pimpinan PDIP, Megawati Soekarno Putri.

Pengamat politik centre for international strategic (CSIS), Tobias Basuki mengatakan kemungkinan Partai Golkar untuk berkoalisi dengan PDIP memang sangat kecil peluangnya. Hal itu disebabkan karena Golkar merupakan partai kedua terbesar setelah PDIP. Selain itu Golkar juga sudah memiliki kandidat capres terkuat yaitu Aburizal Bakrie dan diperkirakan PDIP yang telah memiliki banyak pendukung itu tidak mungkin mengalah untuk menempati posisi wakil presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdip parpol
Editor : Sepudin Zuhri

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top