Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Qasim Mathar: "Pemahaman Al-Qur'an Berubah, Bukan Kitabnya"

Bisnis.com, MAKASSAR - Guru Besar Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Prof.Dr.Qasim Mathar, mengaku tidak pernah mengatakan Al-Qur'an perlu diubah.
M. Taufikul Basari
M. Taufikul Basari - Bisnis.com 28 Juli 2013  |  12:49 WIB
Qasim Mathar: "Pemahaman Al-Qur'an Berubah, Bukan Kitabnya"

Bisnis.com, MAKASSAR - Guru Besar Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Prof.Dr.Qasim Mathar, mengaku tidak pernah mengatakan Al-Qur'an perlu diubah.

Menurutnya, dirinya tidak pernah menyatakan Al-Qur'an perlu diubah. "Dalam beberapa pertemuan dengan mahasiswa pascasarjana, saya pernah menyatakan bahwa pemahaman terhadap Al-Qur'an itu tidak final," katanya.

Bahkan, pemahaman terhadap Allah pun bisa berubah dari zaman ke zaman, tergantung pada tingkat berpikir atau pemahaman orang. 

Tentang Al-Qur'an sendiri, katanya, ada pendapat ahli yang menyebutkan bahwa cara penulisan kitab suci yang kita lihat sekarang tidak seperti di zaman Nabi Muhammad SAW.

Semua tahu, lanjut Qasim, bahwa wahyu dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dicatat tidak dalam bentuk utuh, tidak dengan baris, tidak dibubuhi titik, sehingga dibaca sedikit berbeda.

"Hurufnya sama, hanya waktu itu tidak dibubuhi titik sehingga ada perbedaan sedikit. Redaksinya tetap sama, kata kerjanya sama," katanya.

Pada masa khalifah Usman bin Affan, ada inisiatif untuk membukukan Alquran menjadi satu. "Apa yang dilakukan Usman bin Affan bisa dipertanggungjawabkan, beliau sahabat Nabi dan Khulafaur Rasyidin," tuturnya.

Menurut Qasim, seharusnya orang yang hendak menyebarkan berita soal pernyataannya itu melakukan cross check apakah memang benar seperti itu pernyataan darinya. (mtb)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

makassar al-qur'an qasim mathar
Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top