Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polisi Tunisia Tembakkan Gas Air Mata ke Demonstran Sekuler

Bisnis.com, TUNIS—Polisi Tunisia menembakkan gas air mata di depan gedung parlemen, Sabtu (27/7/2013), untuk membubarkan para demonstran sekuler yang menuntut bubarnya parlemen dan kelompok Islam yang mempertahankan kekuasaan mereka.
Winda Rahmawati
Winda Rahmawati - Bisnis.com 27 Juli 2013  |  21:49 WIB

Bisnis.com, TUNIS—Polisi Tunisia menembakkan gas air mata di depan gedung parlemen, Sabtu (27/7/2013), untuk membubarkan para demonstran sekuler yang menuntut bubarnya parlemen dan kelompok Islam yang mempertahankan kekuasaan mereka.

Polisi mulai melepaskan tembakan secara membabi buta setelah kedatangan ribuan demonstran oposisi mengunjungi pemakaman politisi sekuler terbunuh, Mohamed Brahmi.

Partai oposisi faham sekulerisme itu tengah menuntunt pembubaran parlemen dan pemerintahan pimpinan kelompok Islam.

Dalam aksi kontra demonstrasi itu, ratusan kelompok Islam pun berkumpul di depan parlemen sembari meneriakkan slogan-slogan yang mengutuk apa yang mereka sebut sebagai percobaan kudeta melawan demokrasi.

Kemarin, ribuan kelompok Islamis berdemonstrasi turun ke jalanan di ibukota Tunis, Tunisia, Jumat (26/7) untuk membela pemerintahan Islam Ennahda.

Mereka menentang seruan atas pengunduran dirinya demi mendukung pemerintahan persatuan setelah terjadi adanya misteri pembunuhan asasin terhadap seorang tokoh oposisi sekuler.

Seorang koresponden Reuters melihat para demonstrator itu meneriakkan,"Rakyat ingin Ennahda lagi,".

"Bukan untuk kudeta terhadap demokrasi," seru mereka seperti dikutip Reuters.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demonstran gas air mata ennahda tunisia tembakan sekuler kelompok islamis
Editor : Bambang Supriyanto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top