Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nasib ANIS MATTA Bergantung Luthfi & Fathanah

Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 25 Juni 2013  |  10:47 WIB
Nasib ANIS MATTA Bergantung Luthfi & Fathanah
Bagikan

BISNIS. COM, JAKARTA: Disebut-sebutnya nama Presiden Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta dalam dakwaan  Jaksa Penuntut Umum kepada mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq  tidak otomatis menentukan yang bersangkutan terlibat.

Menurut Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi, pihaknya masih menunggu fakta persidangan perkara suap kuota impor daging dan tindak pidana pencucian uang  pada terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq dan rekannya Ahmad Fathanah.

“Kita tunggu perkembangan persidangan{Luthfi dan Fathanah],” ujarnya ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Selasa (25/6).

Jaksa Penuntut Umum KPK Avni Carolina dalam sidang di pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (24/6) menyebutkan Anis terlibat dalam penggarapan proyek pengadaan benih kopi di Kementan pada 2012-2013.

Dari proyek itu, orang dekat Luthfi, Ahmad Fathanah memberikan Anis Matta komisi Rp1,9 miliar.

Terungkapnya keterlibatan Anis dalam kasus proyek pengadaan kopi, kata Johan, berdasarkan keterangan saksi-saksi maupun tersangka yang diperiksa di tingkat penyidikan,

 Jika nanti dalam fakta persidangan muncul bukti lainnya, lanjutnya, maka KPK  bisa saja membuka penyelidikan baru.

Dalam sidang Senin lalu, Luthfi didakwa  menerima harta yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi sepanjang Desember 2010-Januari 2013 sebesar Rp18,65 miliar. (Antara)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ahmad fathanah anis matta luthfi hasan ishaaq presiden pks kpk.

Sumber : Newswire

Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top