Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KORUPSI HAMBALANG: KPK Kembali Panggil Anas Senin

BISNIS.COM,JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi Senin (6/ 5) akan kembali memanggil Anas Urbaningrum, mantan Ketua Umum Parta Demokrat, sekaligus tersangka kasus penerimaa hadiah pembangunan sarana dan prasaran olah raga Hambalang.Pemanggilan ini, Anas
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 04 Mei 2013  |  17:12 WIB
KORUPSI HAMBALANG: KPK Kembali Panggil Anas Senin
Bagikan

BISNIS.COM,JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi Senin (6/ 5) akan kembali memanggil Anas Urbaningrum, mantan Ketua Umum Parta Demokrat, sekaligus tersangka kasus penerimaa hadiah pembangunan sarana dan prasaran olah raga Hambalang.

Pemanggilan ini, Anas akan menjadi saksi untuk tersangka mantan Menpora Andi Malarangeng, dan Mantan Kepala Rumah Tangga Kemenpora, Desdy Kusnidar.

Sebelumnya, Anas mangkir hadir dalam panggilan awal yakni oada 29 April kemarin, dengan alasan sakit pencernaan, usai makan nasi kucing.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan penjadwalan ulang memang direncanakan Senin Besok, dan diharapkan yang bersangkutan bisa hadir dalam pemeriksaan kali ini.

Dalam kasus dugaan korupsi Hambalang, KPK menetapkan Andi Mallarangeng sebagai tersangka Hambalang. Mantan Menpora itu dijerat Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP.

Andi diduga melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain yang mengakibatkan kerugian negara dengan cara menyalahgunakan kewenangannya sebagai Menpora.

Selain Andi, KPK juga menetapkan Kepala Biro Perencanaan Kemenpora, Dedi Kusdinar dan mantan Kepala Divisi I PT Adhi Karya, Teuku Bagus Mohamad Noor sebagai tersangka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK anas hambalang
Editor : Bambang Supriyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top