Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gubernur Ditahan, Pemerintahan Riau Tetap Berjalan Biasa

Pemerintah Riau menjamin roda pemerintahan di lingkungan provinsi tetap akan berjalan, meskipun Gubernur Riau ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi dengan status terperiksa.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 26 September 2014  |  11:43 WIB
Gubernur Riau Annas Maamun melambaikan tangan dari dalam mobilnya saat meninggalkan gedung DPRD Provinsi Riau melalui pintu samping untuk menghindari unjuk rasa mahasiswa.  - ANTARA
Gubernur Riau Annas Maamun melambaikan tangan dari dalam mobilnya saat meninggalkan gedung DPRD Provinsi Riau melalui pintu samping untuk menghindari unjuk rasa mahasiswa. - ANTARA

Bisnis.com, PEKANBARU - Pemerintah Riau menjamin roda pemerintahan di lingkungan provinsi tetap akan berjalan, meskipun Gubernur Riau ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi dengan status terperiksa.

Zaini Ismail, Sekretaris Daerah Riau, mengatakan pemerintahan dan pelayanan publik di lingkungan Provinsi Riau tidak akan terganggu dengan penahanan Gubernur Riau, karena masih ada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang bekerja sesuai tugas dan fungsinya.

"Pemerintahan masih normal, semoga Pak annas dapat menjalani ini semua," katanya di pekanbaru, Jumat (26/9/2014).

Zaini menuturkan telah meminta seluruh pegawai di lingkungan pemerintah provinsi tetap bekerja seperti biasa, dan tidak terpengaruh dengan kabar diringkusnya Annas Maamun dalam operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta.

Menurutnya, Pemerintah Riau belum memberikan bantuan hukum kepada Annas, karena statusnya masih terperiksa. Dia juga menegaskan bahwa posisi Gubernur Riau masih melekat pada Annas Maamun.

Annas ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan di kawasan Cibubur, Jakarta Timur pada 25 September 2014. Annas ditangkap bersama delapan orang lainnya, serta uang dengan total nilai miliaran rupiah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau anas
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top