Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KONFLIK KOREA: Seoul Sesalkan Penolakan Pyongyang untuk Dialog

BISNIS.COM, SEOUL --Korea Selatan, Senin (15/4) menyuarakan penyesalannya atas sikap Korea Utara yang menolak tawaran dialog Seoul, seiring dengan kewaspadaan tinggi Angkatan Bersenjata Korea Selatan terhadap rencana uji coba peluru kendali Pyongyang.Baik
Ismail Fahmi
Ismail Fahmi - Bisnis.com 15 April 2013  |  15:28 WIB
KONFLIK KOREA: Seoul Sesalkan Penolakan Pyongyang untuk Dialog
Bagikan

BISNIS.COM, SEOUL --Korea Selatan, Senin (15/4) menyuarakan penyesalannya atas sikap Korea Utara yang menolak tawaran dialog Seoul, seiring dengan kewaspadaan tinggi Angkatan Bersenjata Korea Selatan terhadap rencana uji coba peluru kendali Pyongyang.

Baik Presiden Park Geun-Hye maupun Kementerian Unifikasi Korea Selatan, dalam beberapa hari terakhir, membuat usulan tentatif untuk melakukan pembicaraan, sebagai upaya nyata guna mengurangi meningkatnya ketegangan militer di Semenanjung Korea.

Tanggapan langsung Korea Utara atas tawaran itu negatif. Pyongyang menyebut tawaran itu "kosong" dan sebuah "trik licik" untuk menutupi kebijakan Seoul yang agresif dan konfrontatif.

"Hal ini sangat disesalkan bahwa Korea Utara menolak tawaran kami untuk melakukan dialog, yang dibuat setelah banyak pertimbangan," kata juru bicara Kementerian Unifikasi Kim Hyung-Seok kepada wartawan.

Tanggapan dari Pyongyang "benar-benar tidak dapat kami dan masyarakat internasional pahami," tambahnya.

Semenanjung Korea telah berada dalam kondisi ketegangan militer yang tinggi sejak Korea Utara melakukan uji coba nuklirnya yang ketiga pada bulan Februari. (Antara/Reuters/if)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

seoul pyongyang konflik semenanjung korea

Sumber : Newswire

Editor : Ismail Fahmi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top