Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tak Hadiri Pidato Netanyahu di Kongres AS, Kamala Harris akan Bertemu Pribadi

Wakil Presiden AS Kamala Harris dilaporkan tidak akan menghadiri pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Kongres AS, besok Rabu 24 Juli 2024.
Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris berbicara di Halaman Selatan Gedung Putih di Washington, DC, Amerika Serikat. Bloomberg/Ting Shen
Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris berbicara di Halaman Selatan Gedung Putih di Washington, DC, Amerika Serikat. Bloomberg/Ting Shen

Bisnis.com, JAKARTA — Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris dilaporkan tidak akan menghadiri pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Kongres AS pada Rabu (24/7/2024).

Dilansir Politico, Kandidat calon presiden dari Partai Demokrat pada Pemilu AS 2024, menggantikan Presiden AS Joe Biden, itu disebut akan mengadakan pertemuan bilateral pribadi yang terpisah dalam pekan ini.

Dengan mengutip sumber yang dekat dengan masalah tersebut, laporan tersebut mengatakan pada Senin (22/7/2024) semakin banyak anggota Demokrat di kongres yang memboikot pidato Netanyahu. Hal itu terjadi lantaran kebijakan Netanyahu terhadap perang di Gaza.

Kendati banyak penolakan dari anggota Partai Demokrat, Harris disebut telah membuat beberapa komitmen sebelumnya, ketika tanggal Netanyahu menyampaikan pidato di depan anggota parlemen AS belum ditetapkan.

Menurut laporan tersebut, Harris akan menggunakan pertemuan pribadi dengan Netanyahu untuk menyampaikan komitmennya terhadap keamanan Israel dan hak untuk membela diri.

Selain itu, Harris akan menekankan pandangannya bahwa sudah waktunya untuk mengakhiri konflik dengan cara yang menjamin keamanan Israel, mencapai kesepakatan untuk membebaskan semua sandera, serta mengakhiri penderitaan warga sipil Palestina di Gaza.

Harris berencana untuk membahas dengan Netanyahu status negosiasi yang sedang berlangsung untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza, tambah laporan tersebut.

Dengan mengutip seseorang yang dekat dengan kantor wakil presiden, laporan itu mengatakan bahwa Harris percaya AS harus lebih tegas terhadap Netanyahu.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Minggu (21/7/2024), Presiden Joe Biden mengumumkan mundur dari Pemilu AS 2024 demi kepentingan terbaik partai Demokrat dan Amerika Serikat.Biden mendukung Harris untuk menjadi calon partai Demokrat untuk presiden AS, dan Harris telah menerima dukungan tersebut.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Newswire
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper