Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pusat Nuklir Iran Lengang Usai Diserang Israel

Sebuah video menunjukkan kondisi pangkalan militer Iran usai serangan Israel.
Pemetaan fasilitas nuklir di Iran/Iraqi
Pemetaan fasilitas nuklir di Iran/Iraqi

Bisnis.com, JAKARTA — Israel menyerang kita Isfahan, Iran. Serangan ini merupakan balasan terhadap rentetan rudal dan pesawat tak berawak alias drone bunuh diri Iran beberapa waktu lalu. Israel seolah mengabaikan sekutu dekatnya, Amerika Serikat, yang khawatir balasan negeri Zionis tersebut bakal meningkatkan eskalasi konflik di Timur Tengah.

Sejauh ini belum ada laporan mengenai kerusakan maupun korban jiwa dalam serangan yang dilakukan oleh Israel ke wilayah Iran. Namun yang jelas, otoritas Iran mengklaim tidak ada kerusakan berarti akibat serangan drone Israel tersebut. Klaim itu diperkuat dengan video yang beredar dalam grup-grup telegram yang mengulas isu perang di Eropa dan Timur Tengah. 

Bandara Isfahan
Bandara Isfahan

Telegram @rvvoenkor, misalnya, menampilkan video kondisi terkini di pusat nuklir Iran. Video itu memperlihatkan kondisi pangkalan tersebut beberapa jam setelah serangan Israel. Tampak seorang yang diduga anggota Garuda Revolusi Iran memvideokan situasi sekitar pusat nuklir yang lengang serta beberapa prajurit yang bersiaga di dekat senjata pertahanan udara.

Sementara itu, melansir Al-Jazeera, Jumat (19/4/2024), Pemerintah Iran melalui media resminya mengklaim mampu menghalau serangan Israel tersebut. Adapun, tiga benda terbang kecil tak dikenal terdeteksi di dekat kota Isfahan sekitar pukul 04.00 waktu setempat.

Walhasil, sistem pertahanan udara Iran mampu mencegat dan menghancurkan benda terbang tersebut, kata TV pemerintah.

"Lokasi di provinsi Isfahan adalah pangkalan udara militer Iran milik tentara negara tersebut, dan bukan milik Garda Revolusi. Saya pikir penting untuk menyoroti hal itu," tulis jurnalis Dorsa Jabaari, yang melaporkan langsung dari Iran. 

Pangkalan ini menampung beberapa skuadron pesawat tempur F-14 Tomcat. Fasilitas ini juga terletak di dekat bandara Isfahan dan sebagai hasilnya para pejabat kini telah membersihkan langit Iran. 

"Kami juga memahami bahwa sistem pertahanan udara di kota Tabriz di bagian barat laut Iran juga diaktifkan," ujar Dorsa.

Bahkan, Kantor Berita semi-resmi Iran, Mehr, melaporkan bahwa pusat kota Isfahan benar-benar tenang dan aman, beberapa jam setelah dilaporkan adanya ledakan di dekat bandara kota tersebut.
“Orang-orang menjalani kehidupan normal mereka."

Jalannya Serangan 

Sebelumnya rudal-rudal Israel dikabarkan menghantam kota Isfahan, Iran, pada Jumat (19/4/2024).

Kantor berita Iran Fars melaporkan mengatakan ledakan terdengar di bandara di pusat kota Isfahan, namun penyebabnya belum diketahui. Iran menangguhkan penerbangan di atas kota Isfahan, Shiraz dan Teheran.

Sistem pertahanan udara langsung diaktifkan di Kota Isfahan untuk menghadapi risiko serangan pesawat-pesawat tak berawak lanjutan.

Televisi pemerintah Iran kemudian melaporkan bahwa situs-situs nuklir di Isfahan tidak mengalami kerusakan akibat serangan ini.

Beberapa situs nuklir Iran diketahui terletak di provinsi Isfahan, termasuk Natanz, yang menjadi pusat program pengayaan uranium Iran.

Sebelumnya, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan bahwa mereka akan menyerang situs-situs nuklir Israel dan mungkin akan menggunakan senjata nuklir jika negara itu menyerang fasilitas nuklir Iran.

Brigadir Jenderal IRGC Ahmad Haghtalab dari IRGC mengatakan fasilitas nuklir Israel telah diidentifikasi dan semua informasi yang diperlukan dari semua target telah dimiliki Iran.

"Jari-jari kami sudah berada di pelatuk untuk menembakkan rudal-rudal yang kuat untuk menghancurkan target-target yang telah ditentukan sebagai respon terhadap potensi serangan dari mereka," 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Edi Suwiknyo
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper