Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Joget Gemoy Prabowo Usai Diserang Hoaks Sakit di RSPAD

Prabowo joget gemoy usai diserang hoaks sakit dan dirawat di RSPAD.
Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto memberikan paparan dalam acara Trimegah Political and Economic Outlook 2024 di Jakarta, Rabu, (31/1/2024). /Bisnis-Rizqi Rajendra.
Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto memberikan paparan dalam acara Trimegah Political and Economic Outlook 2024 di Jakarta, Rabu, (31/1/2024). /Bisnis-Rizqi Rajendra.

Bisnis.com, JAKARTA - Calon Presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto diisukan dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Rumor itu mencuat di tengah hiruk pikuk kepadatan agenda kampanye terbuka Pilpres 2024.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran telah membantah rumor tersebut. Selang sehari kemudian, Prabowo justru tampil dalam kampanye di Malang, Jawa Timur. 

Prabowo tampil ke publik bersama petinggi Partai Demokrat bahkan melakukan kampanye akbar di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur yang dihadiri oleh ribuan simpatisan.

Prabowo Subianto pun menyempatkan diri untuk berjoget bersama Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Pohan, Edhie Baskoro Yudhoyono dan Aliya Rajasa ketika Denny Caknan menyanyikan lagu Kartonyono Medot Janji.

Pada saat bersamaan, Prabowo Subianto mendadak menghampiri seorang warga yang tengah menggendong anaknya sembari berjoget dan warga tersebut memberikan Prabowo Subianto cincin yang tengah digunakan.

“Terima kasih cincinnya bagus,” tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, dikutip Jumat (2/2/2024).

Kampanye akbar pun pecah ketika Prabowo Subianto mulai berjoget lincah di atas panggung Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur. Para simpatisan pun secara bersamaan meneriaki nama Prabowo Presiden 2024.

“Prabowo Presiden, Prabowo Presiden,” kata warga.

Sebelumnya, Prabowo Subianto sempat dikabarkan mendadak sakit dan dilarikan ke RSPAD karena lelah melakukan kampanye di Sumedang.

Namun, informasi yang beredar melalui pesan singkat Whatsapp tersebut ternyata hoaks.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper