Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Beras Bansos Berstiker Prabowo-Gibran, TKN Klaim Ulah Oknum Iseng

Beras bansos dari Bulog untuk masyarakat yang ditempeli stiker capres dan cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka viral di media sosial X.
Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko saat menghadiri acara ulang tahun ke-72 tahun Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan pada Selasa (17/10/2023). JIBI/Bisnis-Anshary Madya Sukma
Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko saat menghadiri acara ulang tahun ke-72 tahun Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan pada Selasa (17/10/2023). JIBI/Bisnis-Anshary Madya Sukma

Bisnis.com, JAKARTA — Tim Kampanye Nasional (TKN) akhirnya angkat bicara ihwal beras bantuan sosial (bansos) dari Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk masyarakat yang ditempeli stiker calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan beredar di media sosial X.

Anggota Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko mengatakan bahwa hal tersebut merupakan ulah iseng dari oknum tertentu yang sengaja menempelkan stiker Prabowo-Gibran. Kendati demikian, Budiman menegaskan bahwa dirinya tidak akan mempermasalahkan soal beras bergambar Prabowo-Gibran yang viral di media sosial X.

“Kalau ada orang yang menyalahgunakan seperti itu ya tidak masalah,” tuturnya di Jakarta, Jumat (26/1/2024).

Menurut Budiman, tidak hanya paslon Prabowo-Gibran yang diusik dengan ulah orang iseng tersebut. Dia mengatakan bahwa paslon Ganjar-Mahfud juga sempat viral karena ada surat suara yang sudah tercoblos gambar Ganjar-Mahfud di Taiwan beberapa hari lalu.

“Saya juga yakin ketika ada surat suara yang sudah tercoblos 03 di Taiwan itu juga bukan kehendaknya 03. Saya kira yang nakal-nakal itu selalu ada saja,” katanya.

Budiman mengaku bahwa dirinya dan TKN Prabowo-Gibran tidak bisa berbuat banyak terhadap ulah orang iseng tersebut. Pasalnya, kata Budiman, simpatisan dan relawan Prabowo-Gibran sangat banyak di Indonesia, sehingga sulit untuk menelusuri siapa pelaku iseng tersebut.

“Pendukung kita itu kan ada banyak banget. Kita dalam keadaan seperti ini dan pada akhirnya satu-satunya pegangan kita di saat yang mendekati waktu pemilihan ini adalah hukum dan aturan,” ujarnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper