Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Niat Qadha Salat Fardhu Lima Waktu dan Cara Melaksanakannya

Berikut ini niat salat qadha untuk Subuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya.
Bacaan niat qadha sholat fardhu lima waktu dan cara melaksanakannya./h9images-Freepik
Bacaan niat qadha sholat fardhu lima waktu dan cara melaksanakannya./h9images-Freepik

Bisnis.com, JAKARTA - Sholat bagi umat Islam adalah kewajiban yang tak terelakkan. Namun, terkadang kita bisa lupa atau terlelap sehingga melewatkan waktu salat. Dalam Islam, jika hal itu terjadi, ada kewajiban untuk mengqadha salat yang terlewatkan.

Apa Itu Qadha Sholat?

Qadha salat adalah mengganti salat yang telah terlewat. Menurut pandangan syariat Islam, bagi yang melewatkan salat, wajib hukumnya untuk melakukan qadha salat. Dalam hal ini, ada perbedaan antara meninggalkan salat dengan udzur (seperti lupa atau tidur) dan meninggalkannya secara sengaja.

Dikutip dari NU Online, menurut ulama seperti al-Khin dan al-Bugha, meninggalkan salat dengan udzur tidak dianggap dosa, namun harus segera menggantinya (qadha). Sementara bagi yang meninggalkannya dengan sengaja, terkena dosa dan wajib segera menggantinya.

وقد اتفق جمهور العلماء من مختلف المذاهب على أن تارك الصلاة يكلف بقضائها، سواء تركها نسياناً أم عمداً، مع الفارق التالي: وهو أن التارك لها بعذر كنسيان أو نوم لا يأثم، ولا يجب عليه المبادرة إلى قضائها فوراً، أما التارك لها بغير عذر- أي عمداً - فيجب عليه - مع حصول الإثم - المبادرة إلى قضائها.

Artinya: "Mayoritas ulama sepakat bahwa seseorang yang meninggalkan shalat dituntut untuk mengqadha-nya. Ia meninggalkannya secara sengaja ataupun tidak, perbedaanya yaitu: jika ia meninggalkan salat karena udzur, baik lupa ataupun tidur, maka ia tidak berdosa namun mesti segera mengqadha-nya. Sedangkan bagi yang meninggalkannya dengan sengaja, maka ia terkena dosa dan dituntut segera mengqadha-nya."

Dalam konteks qadha sholat, ada pula kondisi yang disebut adâ', yaitu melaksanakan salat setelah waktu yang ditentukan habis atau setelah waktu yang tidak memungkinkan untuk menyelesaikan satu rakaat atau lebih.

Niat Qadha Sholat Fardhu

Berikut ini adalah niat qadha salat fardhu secara umum:

أُصَلِّي فَرْضَ...... مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ قَضَآءً لله تَعَالَى

Usholli fardha (sebutkan nama salat yang diqadha) mustaqbilal qiblati qadha'an lillahi taala.

1. Niat Qadha Sholat Subuh

أصلي فرض الصبح ركعتين مستقبل القبلة قضاء لله تعالى

Usholli fardhos subhi rok'ataini mustaqbilal qiblati qodho'an lillahi ta'ala

2. Niat Qadha Sholat Dzuhur

أصلي فرض الظهر أربع ركعات مستقبل القبلة قضاء لله تعالى

Usholli fardhoz zuhri arba'a roka'atin mustaqbilal qiblati qodho'an lillahi ta'ala

Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan salat fardhu Dzuhur sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat serta qadho karena Allah Ta'ala."

3. Niat Qadha Sholat Ashar

" أصلي فرض العصر أربع ركعات مستقبل القبلة قضاء لله تعالى

Usholli fardhol 'ashri arba'a roka'atin mustaqbilal qiblati qodho'an lillahi ta'ala

Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan salat fardhu ashar sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat serta qadho karena Allah Ta'ala."

4. Niat Qadha Sholat Maghrib

أصلي فرض المغرب ثلاث ركعات مستقبل القبلة قضاء لله تعالى

Usholli fardhol maghribi tsalatsa roka'atin mustaqbilal qiblati qodho'an lillahi ta'ala

Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan salat fardhu maghrib sebanyak tiga rakaat dengan menghadap kiblat serta qadho karena Allah Ta'ala."

5. Niat Qadha Sholat Isya

أصلي فرض العشاء أربع ركعات مستقبل القبلة قضاء لله تعالى

Usholli fardhol isya'i arba'a roka'atin mustaqbilal qiblati qodho'an lillahi ta'ala

Artinya: "Saya (berniat) mengerjakan salat fardhu isya sebanyak empat rakaat dengan menghadap kiblat serta qadho karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Melaksanakan Qadha Sholat

Tidak ada cara khusus dalam mengganti salat yang terlewat. Jumlah rakaat dan gerakan sholat sesuai dengan tata cara salat biasa, hanya niatnya yang disesuaikan. Berikut cara melaksanakan qadha salat.

Kapan Harus Mengqadha Sholat?

Qadha salat dapat dilakukan kapan saja di luar waktu sholat yang seharusnya. Pengerjaannya sama seperti salat pada umumnya, namun dengan niat yang berbeda.

Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari menegaskan bahwa jika seseorang lupa mengerjakan salat, maka ketika dia ingat, dia harus segera melakukannya.

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ نَسِيَ صَلاَةً فَلْيُصَلِّ إِذَا ذَكَرَهَا لاَ كَفَّارَةَ لَهَا إِلاَّ ذَلِكَ

Artinya: "Barang siapa yang lupa menunaikan suatu salat, maka hendaklah dia mendirikan salat ketika dia ingat, karena tidak ada tebusannya kecuali itu." (HR Bukhari).

Jadi, ketika kita melewatkan salat, baik karena lupa atau hal lainnya, penting untuk segera mengqadha-nya setelah ingat.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Rendi Mahendra
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper