Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PPP Sebut Kritik Ganjar ke Jokowi Sebagai Taktik

PPP menyatakan sejumlah kritik yang dilontarkan capres Ganjar Pranowo ke pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan taktik.
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menggelar pertemuan dengan Ketua Umum PPP Mardiono, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Senin (4/9/2023). Bisnis
Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menggelar pertemuan dengan Ketua Umum PPP Mardiono, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Senin (4/9/2023). Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono menyatakan sejumlah kritik yang dilontarkan capres Ganjar Pranowo ke pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan taktik.

Mardiono menjelaskan, Ganjar sengaja melontarkan kritik supaya menjadi perbincangan di masyarakat luas. Dengan begitu, Pilpres 2024 diisi dengan pembicaraan yang lebih bermutu.

"Ya itu kan merupakan bagian dari strategi, tetapi kita akan bekerja memang bersama dengan rakyat sehingga apa sekarang ini isu-isu yang dibutuhkan oleh rakyat," jelas Mardiono di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (22/11/2023).

Mantan anggota dewan pertimbangan presiden ini mengaku, pihaknya sudah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin. Mardiono mengklaim tidak ingin melontarkan propaganda yang kebenarannya diragukan.

Setiap propaganda itu, lanjutnya, untuk kepentingan rakyat. Dengan begitu, Mardiono yakin Pilpres 2024 dapat berjalan dengan damai dan jujur. 

"Apa yang terjadi saat ini, itulah yang akan kita sampaikan me rakyat. Itulah tujuan kita di dalam meraih kemenangan," ungkapnya.

Lebih lanjut, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud sedang mematangkan persiapan untuk menyambut masa kampanye yang akan dimulai pada 28 November 2023.

"Kita ingin memastikan bahwa mesin politik kita dalam rangka untuk menghadapi kampanye ini kita sudah berjalan dengan baik, sistematis," ujar Mardiono.

Sebelumnya, dalam acara Sarasehan Nasional IKA UNM di Makassar pada Sabtu (18/11/2023), Ganjar menyatakan penilaian ke penegakan hukum di Indonesia turun. Kini dia memberi nilai 5 dari 10.

Mantan gubernur Jawa Tengah itu merasa belakangan kasus belakangan banyak kasus yang menjadi sorotan publik karena penuh dengan polemik. Alasannya, dirasa banyak intervensi hingga rekayasa hukum.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper