Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Survei Indikator: Publik Percaya Johnny Plate Terlibat Korupsi BTS

Mayoritas masyarakat percaya bahwa Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) nonaktif Johnny G Plate terlibat korupsi BTS Kominfo.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) nonaktif Johnny G. Plate, Selasa (27/6/2023), didakwa menerima uang dengan total sebesar Rp17,8 miliar terkait dengan korupsi proyek menara pemancar atau base transreceiver station (BTS) 4G. JIBI/Bisnis-Danny Saputra
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) nonaktif Johnny G. Plate, Selasa (27/6/2023), didakwa menerima uang dengan total sebesar Rp17,8 miliar terkait dengan korupsi proyek menara pemancar atau base transreceiver station (BTS) 4G. JIBI/Bisnis-Danny Saputra

Bisnis.com, JAKARTA - Survei Indikator Politik menemukan mayoritas masyarakat percaya bahwa Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) nonaktif Johnny G Plate terlibat korupsi Base Transceiver Station (BTS) 4G BAKTI Kominfo.

Johnny Plate adalah terdakwa kasus korupsi BTS Kominfo. Politikus Partai NasDem itu didakwa menerima gratifikasi atau suap dan merugikan negara lebih dari Rp8 triliun rupiah.

Adapun survei  Indikator Politik menanyakan lebih dahulu kepada responden survei terkait tanggapan mereka tentang kasus BTS Kominfo. Hasilnya, sekitar 22 persen mengaku tahu kasus ini. Sedangkan 78 persennya tidak tahu.

“Dari yang tahu mayoritas percaya bahwa eks Menkominfo Johnny G Plate melalukan korupsi dengan hasil survei sebesar 80,4 persen,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, Minggu (2/7/2023).

Kemudian, terdapat 13,2 persen menilai Johnny G Plate tidak percaya dengan keterlibatan politikus partai NasDem ini dalam kasus BTS Kominfo.

Lebih lanjut, Burhanuddin kemudian melanjutkan terkait dengan responden yang mengetahui kasus BTS Kominfo ini dan memberikan pertanyaan apakah kasus ini terdapat unsur politik atau tidak.

Tercatat sekitar 50,4 persen menganggap bahwa permasalahan yang menyeret Johnny dalam kasus BTS ini merupakan murni persoalan hukum.

“Sementara, 36.3 persen menilai kasus yang melibatkan Johnny bermuatan politik,” ucapnya.

Sekadar informasi, populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling. Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 1.220 orang. Sampel berasal dari seluruh Provinsi yang terdistribusi secara proporsional.

Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 1.220 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error--MoE) sekitar ±2.9% pada tingkat kepercayaan 95%.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Editor : Edi Suwiknyo
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper