Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rudal Rusia Hantam Ukraina, Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia Kehilangan Daya

Rudal Rusia menghantam Ukraina secara massal dan membuat pembangkit nuklir Zaporizhzhia kehilangan daya.
Pekerja darurat di lokasi serangan rudal Rusia di Dnipro, Ukraina./Bloomberg
Pekerja darurat di lokasi serangan rudal Rusia di Dnipro, Ukraina./Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Rudal Rusia telah menyerang kota-kota di seluruh Ukraina termasuk Ibu kota Ukraina, Kyiv, pelabuhan Laut Hitam Odessa dan Kharkiv.

Operator nuklir negara Energoatom mengatakan bahwa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang diduduki oleh pasukan Rusia, kehilangan daya akibat serangan rudal tersebut. 

Pihak Kyiv juga mengatakan pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia tersebut kehilangan pasokan tenaga listriknya karena serangan misil Rusia.

“Hubungan terakhir antara Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia yang diduduki dan sistem tenaga Ukraina terputus,” kata pihak Energoatom, seperti dilansir dari Aljazeera, Kamis (9/3/2023). 

Lebih lanjut, Energoatom mengatakan reaktor ke-5 dan ke-6 ditutup, sedangkan tenaga listrik yang dibutuhkan untuk fungsi pabrik kini dipasok oleh 18 generator diesel, yang memiliki bahan bakar yang cukup untuk 10 hari.

Diketahui, pejabat Ukraina melaporkan bahwa rudal Rusia menghantam beberapa kota di seluruh Ukraina termasuk ibu kota, Kyiv, pelabuhan Laut Hitam Odesa, dan Kota Kharkiv di timur laut.

Walikota Kyiv Vitali Klitschko melaporkan bahwa terjadi ledakan di distrik Holosiivskyi selatan kota, dan serangan rudal memicu sirene serangan udara di seluruh Ukraina. 

Peringatan serangan udara telah terdengar di Kyiv selama 6 jam dan media Ukraina juga melaporkan terjadi ledakan kuat di ibu kota dengan asap tebal terlihat mengepul di langit. 

Klichko mengatakan bahwa ledakan juga terjadi di distrik Goloseyevsky, Kyiv. Lalu, terdengar lebih banyak ledakan di Ibukota Ukraina.

Dia melaporkan dilakukannya pemadaman listrik darurat di Ibu kota Ukraina, Kyiv setelah terjadinya ledakan yang kuat. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Erta Darwati
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper