Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Anak Pejabat Kemenkeu Diduga Terlibat Penganiayaan, Nopol Mobil Palsu dan Mati Pajak

Kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh anak pegawai Kemenkeu menjadi viral di media sosial hingga mendapat tanggapan dari berbagai pihak.
Mobil Mario Dandy yang terparkir di Polsek Pesanggrahan menjadi sorotan netizen karena menggunakan plat nomor palsu/Twitter @GunRomli
Mobil Mario Dandy yang terparkir di Polsek Pesanggrahan menjadi sorotan netizen karena menggunakan plat nomor palsu/Twitter @GunRomli

Bisnis.com, SOLO - Kasus kekerasan yang melibatkan anak pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menjadi viral di media sosial.

Terduga pelaku bernama Mario Dandy Satriyo yang melakukan kekerasan terhadap korban bernama David. Kronologi penganiayaan ini pun diunggah oleh sejumlah pihak, salah satunya Guntur Romli.

Melalui akun Twitternya pada Rabu (22/2/2023), Guntur Romli mengatakan bahwa korban masih berada di ruangan ICU karena tak sadarkan diri.

"Pelaku penganiayaan thdp David bernama Mario Dandy Satriyo, dia bersama 2 orang temannya, info tadi malam yg baru ditahan hanya Dandy ini, aneh jg kalau sampe 2 temannya gak ditahan," tulis Guntur Romli yang turut membagikan surat laporan polisi.

Mobil berplat palsu

David diketahui dikeroyok setelah mendapat pesan dari mantan pacarnya. Ia kemudian dibawa menggunakan mobil jeep hitam bernopol B 120 DEN milik terduga pelaku.

Ternyata David dianiaya hingga kritis. Pelaku kemudian dilaporkan ke polisian, lengkap dengan mobil Rubicon sebagai barang bukti.

Namun anehnya, mobil yang ada di Polsek Pesanggrahan, Bintaro, Jakarta Selatan itu tiba-tiba hilang karena ternyata plat nomornya palsu.

Setelah itu, mobil dikembalikan ke Polsek Pesanggrahan dengan nopol aslinya yakni B 2571 PBP.

"Setelah diramein, mobil itu ada lagi di Polsek Pesanggrahan, plat palsunya sudah dicopot, diganti yg asli. Kok bisa begitu ya. Siapa sih Mario Dandy, atau siapa sih dia, kok kyak kuat banget," lanjut Guntur Romli di akun Twitternya.

Mati pajak

Yang lebih mengejutkan, mobil Rubicon tersebut ternyata telah mati pajak. Tertulis bahwa mobil jenis JEEP tahun 2013 tersebut berstatus "Masa Pajak Habis" pada 4 Februari 2023.

Melihat hal ini, netizen pun langsung menyoroti kebijakan Kemenkeu soal perpajakan yang ternyata tidak dipatuhi oleh pegawainya.

"Mobil Rubicon yg dipake Mario Dandy pelaku penganiayaan selain pake plat palsu, juga nunggak pajak tahunannya. Ini gimana pejabat pajak kok ngemplang pajak. Kita2 disuruh taat pajak. Dianya ngemplang gimana nih @KemenkeuRI," tulis @GunRomli.

Dari pantauan Bisnis, mobil Rubicon ini tidak terdaftar dalam laporan harta kekayaan LHKPN KPK per 2021.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper