Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ini Dia Perempuan Penantang Donald Trump Menuju Pilpres AS 2024

Mantan Gubernur Carolina Selatan Nikki Haley akan mengumumkan pencalonan dirinya pada 15 Februari sebagai bakal calon presiden (capres) dari partai Republik.
Mantan Gubernur Carolina Selatan Nikki Haley akan mengumumkan pencalonan dirinya pada 15 Februari sebagai bakal calon presiden (capres) dari partai Republik./Bloomberg
Mantan Gubernur Carolina Selatan Nikki Haley akan mengumumkan pencalonan dirinya pada 15 Februari sebagai bakal calon presiden (capres) dari partai Republik./Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Mantan Gubernur Carolina Selatan Nikki Haley akan mengumumkan pencalonan dirinya pada 15 Februari sebagai bakal calon presiden (capres) dari Partai Republik.

Melansir Bloomberg, Kamis (2/2/2023), seperti diketahui para pemimpin Grand Old Party (GOP) sedang mencari capres dengan standar baru menghadapi pemilihan presiden Amerika Serikat (pilpres AS) 2024 dari partai tersebut.

Niat Haley untuk menduduki posisi di Gedung Putih AS mengubah keputusan dari deklasari sebelumnya, yakni dia tidak akan mencalonkan diri jika Donald Trump maju di pilpres 2024.

“Kita harus maju ke arah yang baru. Apakah saya bisa menjadi pemimpin AS nanti? Ya, saya pikir saya bisa menjadi pemimpin tersebut,” ujar Haley kepada Fox News pada Januari 2023.

Haley membawa catatan yang baru dalam rencana pencalonannya tersebut. Dia merupakan putri imigran, dan pernah mengambil sikap berani pada 2015, ketika menghapus bendera pertempuran Konfederasi dari gedung negara bagian Carolina Selatan, setelah seorang kulit putih membunuh umat paroki kulit hitam saat kebaktian di Gereja Charleston.

Haley, 51 tahun, juga pernah mengkritik Trump segera setelah serangan mematikan oleh para pendukungnya pada 6 Januari 2021 di US Capitol.

Hal ini membuat posisi Trump melemah, namun mantan Presiden AS ini masih menguasai sebagian besar basis GOP. Dia juga pernah mengatakan bahwa dirinya antiaborsi atau pro-kehidupan.

Poling awal menunjukkan bawa Haley berada jauh di belakang Trump dan Gubernur Florida Ron DeSantis, yang diperkirakan akan mengikuti pemilihan tersebut, dan berusia 44 tahun

DeSantis juga memposisikan dirinya sebagai alternatif yang lebih muda dari Trump.

Secara rinci, Haley memperoleh 4 persen dalam survei yang dirilis pada Selasa (31/1/2023). Posisi ini setara dengan mantan Perwakilan AS Liz Cheney dan di belakang DeSantis, Trump dan mantan Wakil Presiden Mike Pence.

Sebagai informasi, Haley adalah gubernur AS wanita termuda dan minoritas pertama ketika dia terpilih pada tahun 2010. Pengalaman tersebut akan memungkinkan dia untuk menahan serangan dari Trump dan bersaing untuk GOP voters yang tengah mencari alternatif untuk mantan presiden.

Hal ini disampaikan Katon Dawson, seorang mantan Ketua Republik Carolina Selatan yang mendukung Haley.

Dia mengatakan, Haley akan memanfaatkan rekam jejak sebagai gubernur, dan pengalamannya sebagai Duta Besar AS untuk PBB pada tahun 2016. Trump menunjuk Haley untuk menduduki posisi itu.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper