Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Perang Rusia Vs Ukraina: AS akan Kirim Tank Tempur Abrams ke Ukraina

Pemerintahan Biden akan mengumumkan mengirim tank tempur M1 Abrams ke Ukraina dengan harapan Jerman setuju mengirim tank Leopard 2.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 25 Januari 2023  |  05:32 WIB
Perang Rusia Vs Ukraina: AS akan Kirim Tank Tempur Abrams ke Ukraina
Tank Leopard 2 buatan Jerman. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintahan Joe Biden akan mengumumkan mengirim tank tempur M1 Abrams ke Ukraina, kata narasumber yang mengetahui masalah tersebut.

Hal ini sebagai bagian dari upaya membujuk Jerman untuk mengirim tank Leopard 2 ke Ukraina.

Melansir Bloomberg, Rabu (25/1/2023), sejumlah narasumber yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan Gedung Putih dapat membuat pengumuman paling cepat Rabu (25/1/2023).

Pengiriman Abrams akan menandai pembalikan bagi pemerintahan yang bersikeras bahwa tank tersebut tidak masuk akal bagi Ukraina karena memerlukan jenis bahan bakar khusus, terlalu berat, dan membutuhkan terlalu banyak perawatan dan pelatihan.

Tetapi Jerman berhati-hati dalam mengirim tank tempur Leopard 2 ke Ukraina, kecuali jika sekutu melakukan hal yang sama, dan menawarkan tank Abrams sebagai cara tercepat untuk meredakan kekhawatiran Berlin.

Pada Selasa (24/1/2023), Der Spiegel mengatakan Jerman akan mengirim tank Leopard ke Ukraina, meningkatkan kemungkinan bahwa kedua negara dapat membuat pengumuman pada waktu yang sama.

The Wall Street Journal sebelumnya melaporkan pemerintahan Biden cenderung menyediakan tank Abrams ke Ukraina.

Ukraina telah berulang kali meminta tank-tank berat, dengan mengatakan mereka akan sangat penting untuk membantu membalikkan keadaan melawan pasukan Rusia.

Karena pertempuran telah bergeser dari pusat kota ke daerah terbuka yang lebih luas di timur Ukraina. Tekanan meningkat pada AS dan sekutunya untuk memberikan persenjataan yang lebih menyerang seperti tank dan kendaraan lapis baja lainnya.

"Ukraina tidak pernah meminta tentara Amerika Serikat untuk berperang di tanah kami, bukan kami," kata Presiden Volodymyr Zelensky dalam pidatonya di depan Kongres pada bulan Desember.

“Saya meyakinkan Anda bahwa tentara Ukraina dapat dengan sempurna mengoperasikan tank dan pesawat Amerika sendiri.”

Akhir pekan lalu, pejabat senior AS bersikeras bahwa pengiriman Abrams tidak masuk akal. Sebaliknya, mereka berpendapat bahwa Jerman dan sekutu lainnya harus menyediakan Leopard 2, yang pasokannya jauh lebih banyak dan dapat mencapai medan perang jauh lebih cepat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Joe Biden Perang Rusia Ukraina Volodymyr Zelensky
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top