Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Penembakan di California Tewaskan 7 Orang, Polisi Tangkap Pekerja Asal Asia

Penembakan massal di California, Amerika Serikat (AS) menewaskan tujuh orang. Polisi setempat menangkap tersangja pelaku pekerja asal Asia.
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 24 Januari 2023  |  20:27 WIB
Penembakan di California Tewaskan 7 Orang, Polisi Tangkap Pekerja Asal Asia
Deputi sheriff San Mateo County di lokasi penembakan di jalan raya 92 di Half Moon Bay, California pada 23 Januari. Bloomberg/AFP - Getty Images\\r\\n\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penembakan massal di California, Amerika Serikat (AS) kembali terjadi pada Senin (24/1/2023). Aksi penembakan yang menewaskan tujuh orang ini membuat petugas keamanan setempat kemudian menangkap seorang pekerja pertanian asal Asia.

Aksi penembakan yang terjadi di dua peternakan di sekitar Half Moon Bay ini terjadi tak lama setelah peristiwa penembakan massal yang menewaskan 11 orang pada perayaan Tahun Baru Imlek di sekitar Long Angeles pada Sabyu (21/1/2023) malam waktu setempat.

Sheriff San Mateo, Christina Corpus mengatakan, pekerja pertanian asal Asia yang diringkus usai aksi penembakan diidentifikasi sebagai warga Half Moon Bay berusia 67 tahun bernama Chunli Zhao.

Selain korban tewas, Corpus menyampaikan bahwa pihaknya juga menerima laporan satu korban luka-luka.

Ketika tragedi di Half Moon Bay terungkap, Corpus menuturkan bahwa pihaknya masih berupaya untuk menyelidiki motif penembakan yang dilakukan oleh seorang imigran tua pada perayaan Tahun Baru Imlek di Los Angeles.

Kedua pelaku dalam dua kejadian ini diketahui menggunakan jenis pistol yang sama dalam melangsungkan aksi mereka, yakni pistol semi-otomatis. Selain itu, keduanya juga tampak memiliki hubungan dengan beberapa korban yang tewas dalam aksi penembakan tersebut.

Corpus mengatakan, ketika pihaknya tiba di lokasi kejadian pada Senin (23/1/2023) sore, empat orang telah dinyatakan meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka parah.

"Tak lama kemudian, tiga korban tambahan juga ditemukan tewas dengan luka tembak di lokasi penembakan terpisah," terang Corpus sebagaimana dikutip dari Channel News Asia, Selasa (24/1/2023).

"Ada orang-orang yang tinggal di lokasi itu juga. Penembakan itu terjadi di sore hari ketika anak-anak keluar dari sekolah," tambahnya.

Usai aksi penembakan ini berlangsung, Corpus menyampaikan bahwa Zhao kemudian pergi ke gardu sheriff di Half Moon Bay, di mana kru ABC7 menangkap rekaman dramatis penangkapannya saat dia ditarik ke tanah oleh petugas bersenjata.

"Zhao ditahan tanpa insiden dan pistol semi-otomatis ditemukan di kendaraannya," kata Corpus.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penembakan aksi penembakan di as amerika serikat
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top