Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pengamat Sebut Koalisi Nasdem, Demokrat dan PKS Tak Akan Bubar, Ini Alasannya

Efriza menilai koalisi Partai Demokrat, Nasdem dan PKS partai tak akan bubar meski hingga kini belum mendeklarasikan diri secara resmi.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 21 November 2022  |  00:30 WIB
Pengamat Sebut Koalisi Nasdem, Demokrat dan PKS Tak Akan Bubar, Ini Alasannya
Partai NasDem membangun komunikasi intensif melalui tim kecil bersama PKS dan Partai Demokrat untuk menggodok format koalisi untuk Pemilu Presiden 2024, Jumat (21/10/2022). - Istimewa. Pengamat Sebut Koalisi Nasdem, Demokrat dan PKS Tak Akan Bubar, Ini Alasannya
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pengamat Politik dari Citra Institute yakni Efriza menilai Koalisi Perubahan yang berisi antara Partai Demokrat, Partai Nasional Demokrat (Nasdem), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak akan bubar meski hingga kini mereka belum mendeklarasikan diri secara resmi.

Seperti diketahui, beberapa bulan belakangan, ketiga partai politik (parpol) tersebut memang terus menunjukkan kedekatan. Meski begitu, mereka sempat gagal mendeklarasikan Koalisi Perubahan pada 10 November lalu, sesuai usulan NasDem.

Efriza merasa, kegagalan deklarasi tersebut bukan suatu yang perlu dikhawatirkan. Menurutnya, ketiga parpol hanya masih menunggu momentum yang lebih tepat.

“Koalisi Perubahan diyakini tak akan bubar, akan terbentuk, hanya mungkin saja last minute. Ini bisa saja strategi mengambil momentum,” ujar Efriza kepada Bisnis, dikutip Minggu (20/11/2022).

Dia berpendapat, Koalisi Perubahan ingin membuat masyarakat menunggu terlebih dahulu agar ekspektasinya lebih besar. Tak hanya, menurut Efriza, memperlambat waktu deklarasi juga dapat jadi strategi bagus untuk memperkuat konsolidasi internal terlebih dahulu.

Tak saja soal internal, mereka juga dapat memperhatikan langkah lawan-lawannya sebelum memutuskan langkah sendiri.

“Akan amat menguntungkan dapat mempelajari perkembangan koalisi lainnya seperti kubu Gerindra-PKB, KIB, maupun PDIP,” ujar Efriza.

Selain itu, Efriza mengira baik NasDem, Demokrat, dan PKS akan sulit bergabung dengan koalisi lain. Demokrat dan PKS sudah dikenal sebagai partai oposisi, sedangkan koalisi lain dikenal sebagai poros pro-pemerintahan.

Untuk NasDem, mereka sudah bertaruh harga diri karena terlanjur mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presidennya.

Sebelumnya, Anies sendiri mengklaim bahwa Koalisi Perubahan sudah dalam tahap finalisasi diri. NasDem, Demokrat, dan PKS akan segera menentukan pasangan calon presiden dan wakil presiden untuk Pilpres 2024.

"Saya sampaikan bahwa proses yang sedang sekarang kita lewati adalah penuntasan koalisi ini. Lalu, sesudah itu nanti secara bertahap kita bicarakan mengenai pasangan," kata Anies dalam pertemuan dengan Tim Kecil NasDem, Demokrat, dan PKS di wilayah Tebet, Jakarta, Jumat (18/11/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

nasdem partai demokrat pks Pemilu 2024 pemilu
Editor : Yustinus Andri DP
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top