Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Belanja Bantuan Kemnaker Bocor, Indikasi Kerugian Negara Rp563,7 Miliar!

Penyimpangan belanja bantuan di Kementerian Ketenagakerjaan berpotensi merugikan negara hingga Rp563,7 miliar.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 04 Oktober 2022  |  11:47 WIB
Belanja Bantuan Kemnaker Bocor, Indikasi Kerugian Negara Rp563,7 Miliar!
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah. - Kemnaker
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan indikasi kerugian negara senilai Rp563,75 miliar dalam penyaluran belanja bantuan di Kementerian Ketenagakerjaan atau Kemnaker. 

Ketua BPK Isma Yatun mengatakan hasil pemeriksaanm menyimpulkan bahwa pengelolaan belanja bantuan tidak sesuai dengan ketentuan. Ada tiga hal yang disorot oleh lembaga auditor negara.

Pertama, tidak adanya proposal pengajuan dan rincian penerima bantuan, penetapan penerima bantuan berdasarkan usulan dari pihak tertentu dan tidak dilakukan verifikasi, serta kelompok penerima bantuan tidak sesuai dengan sebenarnya. 

Kedua, penerima bantuan sebesar Rp419,8 miliar tidak menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ), dan LPJ sebesar Rp124,57 miliar belum didukung dengan bukti atau bukti tidak memadai.

Ketiga, terdapat penyaluran bantuan sebesar Rp19,32 miliar dengan dasar surat keputusan substitusi yang dilaksanakan setelah berakhirnya tahun anggaran.

BPK merekomendasikan kepada Menteri Ketenagakerjaan supaya mempertanggungjawabkan belanja bantuan yang tidak dapat ditelusuri, temasuk kekurangan dokumen pertanggungjawaban.

"Serta memproses indikasi kerugian negara sebesar Rp563,75 miliar sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku, menyetorkan ke negara."

Adapun temuan itu terdapat dalam pemeriksaan pemeriksaan atas belanja barang tahun anggaran 2019 hingga Triwulan III 202 Kemnaker. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bpk kementerian tenaga kerja kerugian negara
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top