Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus Lin Che Wei, Jaksa Benarkan Sinar Mas Hingga Asian Agri Dapat Prioritas Ekspor CPO

Kejagung membenarkan sejumlah perusahaan mendapatkan persetujuan ekspor minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO).
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 21 September 2022  |  11:06 WIB
Kasus Lin Che Wei, Jaksa Benarkan Sinar Mas Hingga Asian Agri Dapat Prioritas Ekspor CPO
Eks Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, Jakarta -- Jaksa Kejaksaan Agung (Kejagung) membenarkan bahwa Sinar Mas Group dan Asian Agri juga memperoleh prioritas izin ekspor CPO dari Kementerian Perdagangan.

Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Agung (Kejagung) mengonfirmasi hal itu di sela persidangan kasus korupsi minyak goreng yang menjerat Lin Che Wei dan petinggi tiga perusahan yakni Musim Mas Group, Wilmar Group, dan Permata Hijau Grup.

"Iya dapat," kata Jaksa Muhamad, di Pengadilan Tipikor Jakarta, dikutip, Rabu (21/9/2022).

Nama Asian Agri dan Sinar Mas Group juga muncul dalam dakwaan kasus Lin Che Wei. Dalam dakwaan itu, Direktur Ekspor Produk Pertanian dan Kehutanan Kementerian Perdagangan Farid Amir usai memperoleh arahan dari Indrasari Wisnu Wardhana kemudian menyampaikan pesan ke grup percakapan.

Salah satu isi arahan itu antara lain memprioritaskan persetujuan ekspor kepada perusahaan yang telah menghadap kepada Indrasari Wisnu Wardhana yang notabene Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag. Farid Amir sendiri telah menjadi saksi dalam sidang kemarin.

Adapun nama perusahaan yang menghadap ke Indrasari antara lain, Sinar Mas Group, Musim Mas Group, Wilmar Group, Asian Agri Group, Pacific Group, Permata Hijau Group, Kreasijaya Adikarya, hingga PT KLK Dumai dan Synergi Oil.

Namun demikian, jaksa menuturkan bahwa dalam surat dakwaan hanya akan mengurai secara perinci persetujuan ekspor Musim Mas Group, Wilmar Group, dan Permata Hijau Group. ."Karena kan ini yang kita sidangkan 3 grup," ujar Muhamad.

Jaksa memastikan akan mendalami ihwal persetujuan ekspor minyak sawit mentah terhadap perusahaan-perusahaan tersebut dalam persidangan.

"Prioritas itu seperi apa, yang dimaksud prioritas itu seperti apa kan kita belum dalami, hari ini kan belum selesai. Nanti kita akan ungkap seperti apa," kata Muhamad.

Bisnis masih berupaya untuk mengonfirmasi informasi yang terungkap di pengadilan itu ke pihak Sinar Mas dan Asian Agri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sinar mas asian agri minyak goreng
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top