Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kasus TPPU Pejabat Pajak, KPK Akan Periksa Empat Mantan Pegawai Jhonlin

KPK akan periksa mantan pegawai PT Jhonlin Baratama, perusahaan milik Haji Isam, dalam kasus suap pengurusan pajak dan TPPU tersangka Angin Prayitno Aji.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 20 September 2022  |  12:26 WIB
Kasus TPPU Pejabat Pajak, KPK Akan Periksa Empat Mantan Pegawai Jhonlin
Kasus TPPU Pejabat Pajak, KPK Periksa Empat Mantan Pegawai Jhonlin. Tersangka mantan Direktur Pemeriksaan dan Penagihan pada Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak), Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji (tengah) - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan pegawai PT Jhonlin Baratama, perusahaan milik Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam, terkait kasus suap pengurusan pajak dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) tersangka mantan pejabat DJP Angin Prayitno Aji.

Empat eks pegawai Jhonlin Baratama itu yakni A. Ozzy Reza Pahlevy, Ian Setya Mulyawan, Fahrial dan Fahruzzaini. KPK juga memanggil pegawai PT Dua Samudera Perkasa Aries Subhan untuk mendalami kasus ini.

"Pemeriksaan di kantor KPK RI," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (20/9/2022).

Diketahui, Angin telah menjalani vonis dalam kasus suap perpajakan. Dia dijatuhi hukuman sembilan tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider 3 bulan penjara. Kasus ini pun dikembangkan dengan menetapkan Angin sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang. 

KPK juga melakukan penahanan terhadap Konsultan Pajak PT Jhonlin Baratama Agus Susetyo (AS) dan Mantan Petinggi PT Bank Pan Indonesia (Bank Panin) Veronika Lindawati (VL). Jhonlin Baratama merupakan anak usaha dari PT Jhonlin Group milik Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

Keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pengurusan pajak di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu Tahun Anggaran 2016-2017.

"Untuk keperluan proses penyidikan, VL dan AS dilakukan upaya paksa penahanan oleh Tim Penyidik, selama 20 hari pertama terhitung sejak 25 Agustus 2022 sampai dengan 13 September 2022 di Rutan Polda Metro Jaya," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto dalam konferensi pers, Kamis (25/8/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Jhonlin Group tppu
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top