Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ratu Elizabeth Meninggal, Pakar Bahasa Tubuh Sebut Reaksi Charles III dan Harry Berbeda

Raja Charles III dan Pangeran Harry dinilai menunjukkan reaksi yang sangat berbeda atas kematian Ratu Elizabeth II di Kastil Balmoral.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 10 September 2022  |  16:04 WIB
Ratu Elizabeth Meninggal, Pakar Bahasa Tubuh Sebut Reaksi Charles III dan Harry Berbeda
Raja Charles III dan Permaisuri Camilla tiba di Istana Buckingham. Dia menerima sambutan hangat dari anggota masyarakat yang memberikan penghormatan kepada Ratu Elizabeth II yang meninggal pada Kamis (8/9/2022). JIBI - Bisnis/Nancy Junita @buckinghampalaceroyal
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Raja Charles III dan Pangeran Harry dinilai menunjukkan reaksi yang sangat berbeda atas kematian Ratu Elizabeth II di Kastil Balmoral Skotlandia pada Kamis (8/9/2022).

Dikutip melalui Mirror, pakar bahasa tubuh Judi James melihat bahwa di tengah suasana duka yang menyelimuti keluarga kerajaan atas meninggalnya Ratu Elizabeth II terdapat gerak-gerik berbeda dari Pangeran Harry dan Raja Charles III.

Menurutnya, Raja Charles III, tampak terisolasi dan diam dalam kesedihan. Hal ini terlihat dari dirinya yang duduk di kursi belakang mobil dan dikemudikan sopir bersamaan dengan Camilla di kursi depan untuk perjalanan ke Bandara Aberdeen.

Charles duduk di mobilnya di belakang Camilla, tampak seolah-olah dia perlu diisolasi dan diam dalam kesedihannya.

"Ekspresi wajahnya menunjukkan beberapa tanda keterkejutan, yang bisa jadi normal, bahkan setelah kematian yang diharapkan. Dia duduk sedikit membungkuk dan mengecil dan dengan alisnya yang curam dan pipi serta mulutnya sedikit ditarik ke belakang di sudut, ekspresi matanya menunjukkan air mata,” kata Judi James dikutip melalui Mirror, Sabtu (10/9/2022).

Di sisi lain, Judi menilai Charles III membutuhkan waktu sendiri untuk lebih tenang, tetapi lain cerita dengan Pangeran Harry yang ketika tiba di Bandara Aberdeen.

Harry dengan ramah memberi dukungan kepada seorang karyawan bandara sebelum naik pesawat kembali ke London menunjukkan bahwa dia masih memikirkan orang lain di saat kesedihannya.

"Bahasa tubuh Harry menunjukkan bahwa dia membutuhkan percakapan dan beberapa bentuk belasungkawa dan dukungan. Setelah melambai ke beberapa pekerja bandara, dia mengobrol dengan yang lain saat berjalan ke pesawatnya,” tuturnya.

Untuk diketahui, Pangeran Harry terlihat naik pesawat kembali ke Windsor pagi ini dan memberikan dukungan kepada seorang karyawan bandara setelah naik pesawat.

“Dalam masa berkabung bersama, seperti wanita yang kesal sendiri, dan gerakan perpisahan Harry dengan meletakkan satu tangan di punggungnya dengan ritual menggosok kecil memang menyarankan dia menawarkan sikap saling berbelasungkawa yang sangat menyentuh,” ujarnya.

Judi menambahkan, kemungkinan sikap Harry juga menyiratkan keinginan untuk memeluk dirinya sendiri yang mungkin akan dia dapatkan begitu dia mendarat dan bertemu dengan Meghan lagi.

Sementara itu, dalam sebuah pernyataan, Charles III mengatakan kematian ibunya atau Yang Mulia Ratu merupakan momen kesedihan terbesar baginya dan semua anggota keluarganya.

"Kami sangat berduka atas meninggalnya pemimpin yang disayangi dan Ibu yang sangat dicintai. Saya tahu kehilangannya akan sangat dirasakan di seluruh negeri persemakmuran, dan oleh banyak orang di seluruh dunia,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ratu elizabeth pangeran charles pangeran harry dan meghan markle
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top