Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Nadiem Hapus Tes Mata Pelajaran dalam SBMPTN 

Mendikbudristek Nadiem Makarim menghapus tes mata pelajaran dalam pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Szalma Fatimarahma
Szalma Fatimarahma - Bisnis.com 07 September 2022  |  15:04 WIB
Nadiem Hapus Tes Mata Pelajaran dalam SBMPTN 
Rektor UNS Jamal Wiwoho meninjau pelaksanaan UTBK di Kampus UNS Solo, Selasa (17/5/2022). - Antara
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim menghapus sejumlah  tes mata pelajaran yang duijikan dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Skema baru ini akan resmi diterapkan setelah Nadiem meluncurkan program Merdeka Belajar Episode 22: Transformasi Seleksi Masuk PTN pada hari ini, Rabu (7/9/2022). 
 
Dia menjelaskan, banyaknya materi ataupun mata pelajaran yang diujikan dalam SBMPTN nyatanya sangat berpengaruh pada keadaan mental para peserta didik. Para murid dituntut untuk bisa memahami dan menghapal berbagai materi yang menjadi bahan penilaian. 
 
Tak hanya berdampak pada peserta didik, pelaksanaan SBMPTN juga mengharuskan tenaga pengajar untuk bisa mengejar dan menuntaskan berbagai, serta menyita banyak waktu belajar yang hanya dimaksudkan untuk melatih para peserta didik dalam menyelesaikan soal latihan UTBK. 
 
"Dampaknya apa? dampaknya adalah kualitas pembelajaran yang ada di sekolah-sekolah jadi menurun," ucap Nadiem dalam konferensi pers virtual. 
 
Menurut Nadiem, pengujian terhadap berbagai mata pelajaran dalam SBMPTN juga mengharuskan para orangtua untuk mengeluarkan lebih banyak biaya kepada lembaga bimbingan belajar (bimbel). Hal ini tentu menjadi beban finansial bagi peserta didik dengan kondisi finansial yang kurang beruntung. 
 
"Untuk mengikuti bimbel itu menjadi sulit dan diskriminatif bagi murid yang kurang mampu. SBMPTN seharusnya tidak menurunkan kualitas pembelajaran dan inklusif serta adil pada peserta didik yang kurang mampu," ungkap Nadiem. 
 
Adapun penghapusan tes mata pelajaran dalam SBMPTN nantinya akan diganti dengan tes skolastik yang melakukan penilaian berdasarkan potensi kognitif, penalaran matematika, literasi Bahasa indonesia, dan Bahasa inggris. 
 
"Hanya ada satu tes skolastik yang mampu mengukur kemampuan penalaran dan pemecahan masalah dari para peserta didik. Dengan demikian, skema seleksi akan lebih adil," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sbmptn Nadiem Makarim Kemendikbudristek
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top