Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kontroversi Salman Rushdie, Fatwa dan Janji Hadiah Ayatollah Ruhollah Khomeini

Rushdie dikabarkan telah lama menghadapi ancaman pembunuhan untuk novel keempatnya The Satanic Verses.
Pernita Hestin Untari
Pernita Hestin Untari - Bisnis.com 13 Agustus 2022  |  15:15 WIB
Salman Rushdie ditikam saat akan memberikan kuliah umum di Chautauqua Institution New York pada Jumat (12/8/2022). - Istimewa
Salman Rushdie ditikam saat akan memberikan kuliah umum di Chautauqua Institution New York pada Jumat (12/8/2022). - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kabar mengejutkan datang dari novelis kelahiran Mumbai, India Salman Rushdie. Dia harus menjalani operasi lantaran ditikam saat akan memberikan kuliah umum di Chautauqua Institution New York pada Jumat (12/8/2022).

Melansir laman Indian Express, Sabtu (13/8/2022), penulis berusia 75 tahun tersebut awalnya akan berbicara tentang topik kebebasan artistik.

Saksi mata mengungkap, bahwa penyerang bergegas ke panggung dan menerjang novelis tersebut. Pelaku dilaporkan menikamnya beberapa kali.

Lahir dari keluarga muslim Kashmir di Mumbai, Rushdie kini pindah ke Inggris. Dia dikabarkan telah lama menghadapi ancaman pembunuhan untuk novel keempatnya, 'The Satanic Verses’.

Pemimpin Iran Ayatollah Ruhollah Khomeini mengumumkan fatwa yang menyerukan umat Islam untuk membunuh novelis tersebut.

Menjalani perawatan, Rushdie kemungkinan akan kehilangan satu mata. Tidak hanya itu saraf di lengannya terputus, dan hatinya mengalami luka tusuk.

Tersangka penikaman Rushdie yakni Hadi Matar (24) kini telah ditangkap pihak berwajib. Polisi juga masih menyelidiki kewarganegaraan dan catatan kriminalnya, jika ada.

Tinjauan awal terhadap akun media sosial Matar oleh penegak hukum menunjukkan bahwa dia bersimpati pada ekstremisme Syiah dan Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC), seorang penegak hukum yang mengetahui langsung penyelidikan tersebut mengatakan kepada NBC News.

1 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

salman rushdie ayatollah ali khamenei
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top