Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mardani Maming Jalani Pemeriksaan Perdana Usai Ditahan KPK

Mardani Maming menjalani Maming pemeriksaan perdana setelah sebelumnya pada pekan lalu resmi ditahan KPK.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 03 Agustus 2022  |  14:23 WIB
Mardani Maming Jalani Pemeriksaan Perdana Usai Ditahan KPK
Bendahara Umum PBNU Mardani Maming tiba di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (28/7/2022). JIBI - Bisnis/Setyo Aji Harjanto
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Mantan Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming sebagai tersangka dalam kasus dan gratifikasi izin usaha pertambangan Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Maming diperiksa perdana setelah sebelumnya pada pekan lalu resmi ditahan. "Benar, hari ini (3/8) MM (Mardani Maming) diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (3/8/2022).

Ali belum membeberkan hal yang akan didalami penyidik saat memeriksa Maming. "Perkembangan materi riksa akan disampaikan," kata Ali.

Sebelumnya, KPK menetapkan Mardani Maming sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pemberian izin usaha pertambangan di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Maming merupakan tersangka tunggal dalam perkara ini. Hal ini lantaran pemberi suap, Henry Soetio telah meninggal dunia.

Dalam perkara ini, Maming diduga menerima suap sebesar Rp104 miliar dari Pengendali PT Prolindo Cipta Nusantara (PCN) almarhum, Henry Soetio.

Duit suap itu diberikan guna memperlancar proses peralihan izin usaha pertambangan operasi dan produksi (IUP OP) seluas 370 hektare milik PT Bangun Karya Pratama Lestari (BKPL) ke PT PCN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK Mardani Maming
Editor : Edi Suwiknyo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top