Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wapres Lantik 1.992 Pamong Praja Muda: Hadirkan Terobosan Birokrasi yang Efektif

Wapres melantik 1.992 Pamong Praja Muda dan mendorong agar muncul gagasan segar untuk memberikan terobosan birokrasi yang efektif bagi pelayanan publik.
Akbar Evandio
Akbar Evandio - Bisnis.com 02 Agustus 2022  |  17:20 WIB
Wapres Lantik 1.992 Pamong Praja Muda: Hadirkan Terobosan Birokrasi yang Efektif
Wapres melantik 1.992 Pamong Praja Muda dan mendorong agar muncul gagasan segar terkait terobosan birokrasi yang efektif bagi pelayanan publik - Setwapres
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’ruf Amin melantik 1.992 Pamong Praja Muda (PPM) Lulusan Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXIX Tahun 2022 di Istana Wapres, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

Dalam pelantikan itu, Wapres mendorong calon birokrat, Pamong Praja Muda lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk memberikian terobosan birokrasi yang efektif bagi kualitas pelayanan publik.

"Hadirkan gagasan segar, serta terobosan untuk eskalasi efektivitas dan efisiensi jalannya pemerintahan," ujarnya saat melantik Pamong Praja Muda Angkatan XXIX Tahun 2022 IPDN di Istana Wapres, Selasa (2/8/2022).

Lebih lanjut, Ma’ruf menuturkan bahwa tugas pengabdian kepada masyarakat yang akan dijalani para pamong praja nantinya, membutuhkan kesabaran, keuletan, dan keteguhan. Oleh sebab itu, dia juga berpesan agar lulusan Pamong Praja Muda juga menguasai teknologi sesuai perkembangan jaman.

Ma’ruf juga berpesan, agar para Pamong Praja Muda yang dilantik hari ini terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri seiring dengan kebijakan reformasi.

"Seiring dengan kebijakan reformasi birokrasi nasional, kini perluasan kerangka berpikir semakin dibutuhkan. Dengan demikian, ASN diharapkan tidak lagi berorientasi pada jabatan struktural, tetapi makin termotivasi untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas diri dalam mengisi jabatan fungsional yang mengutamakan keahlian," pungkas Ma’ruf.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian melaporkan bahwa Calon Pamong Praja Muda (PPM) Lulusan Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXIX Tahun 2022 yang berjumlah 1.992 orang telah diwisuda sebagai Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan pada Kamis, 28 Juli 2022 di Kampung IPDN Jatinangor.

Kemudian, Tito melanjutkan bahwa calon pamong praja muda tersebut akan bertugas di Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten di seluruh wilayah Indonesia.

Dia menguraikan, IPDN sebagai Lembaga Pendidikan kedinasan terbesar, dengan jumlah peserta didik pada tahun ajaran 2021-2022 sejumlah 5.846 orang, terbagi dalam empat tingkat.

"Terdiri dari Tingkat I Praja Pratama 1.127 orang, Tingkat II Praja Muda 1.102 orang, Tingkat III Praja Madya 1.625 orang dan Tingkat IV yang telah di wisuda serta akan dilantik hari ini sejumlah 1.992 orang," ujarnya.

Sekadar informasi, pada masa pandemi Covid-19 saat ini, Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) menggelar pelantikan Calon Pamong Praja Muda IPDN secara langsung di dua lokasi, yaitu sebanyak sembilan orang yang merupakan perwakilan dari Calon Pamong Praja Muda Lulusan IPDN yang hadir di Istana Wakil Presiden, Jakarta.

Adapun, sembilan orang perwakilan tersebut telah mengucapkan ikrar pamong, terdiri dari satu lulusan terbaik IPDN atas nama Muhammad Isyraqi Aufar Suseno dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,91.

Sementara itu, delapan perwakilan lainnya merupakan lulusan dari beragam agama di Indonesia, diantaranya agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu dan Budha. Selain itu, 1.983 lulusan lainnya hadir langsung di Lapangan Kampus IPDN, Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wapres ma'ruf amin pamong praja ipdn birokrasi
Editor : Aprianus Doni Tolok
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top