Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Viral Obat Tidur Dijual Bebas di Pasar Daring, Polda Metro Jaya Turun Tangan

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membentuk tim khusus untuk mengungkap penjualan obat tidur secara bebas di pasar daring.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Juli 2022  |  18:52 WIB
Viral Obat Tidur Dijual Bebas di Pasar Daring, Polda Metro Jaya Turun Tangan
Ilustrasi obat-obatan tablet dan kapsul. - REUTERS/Srdjan Zivulovic
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mukti Juharsa mengatakan, telah membentuk tim khusus untuk mengungkap maraknya penjualan obat tidur secara bebas di pasar daring atau e-commerce.

Penjualan obat tidur ini viral di media sosial, karena sampai digunakan untuk membius wanita untuk tujuan kekerasan seksual. Pihaknya pun, kata Mukti, juga tengah melakukan tahap proses penyelidikan terhadap peredaran obat tidur ini.

"Kami masih melakukan penyelidikan. Kami sedang buat tim," kata Mukti dikutip dari keterangannya, Jumat (15/7/2022).

Menurut dia, informasi ini perlu diusut karena obat tidur itu tergolong sebagai jenis psikotropika.

Obat jenis itu, kata dia, dilarang dijual secara bebas karena telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

"Tidak boleh psikotropika itu, tidak boleh dijual bebas," ucap Mukti.

Viralnya penjualan obat tidur itu diungkap oleh salah satu akun media sosial di twitter.

Akun itu menyebutkan bahwa obat-obatan yang bisa diteteskan dan dilarutkan ke air itu seringkali digunakan untuk pemerkosaan. Bahkan, obat itu sampai disebut sebagai rape drugs.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polda metro jaya obat tidur Psikotropika

Sumber : Tempo.co

Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top