Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sempat Foto Bersama Xi Jinping, Satu Politisi Hong Kong Ternyata Positif Covid-19

Seorang anggota parlemen Hong Kong, yang ikut foto bersama dengan Presiden China Xi Jinping, dinyatakan positif Covid-19.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 03 Juli 2022  |  17:00 WIB
Sempat Foto Bersama Xi Jinping, Satu Politisi Hong Kong Ternyata Positif Covid-19
Sempat berfoto bersama dengan Xi Jinping, seorang politisi Hong Kong ternyata positif Covid-19 - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang anggota parlemen Hong Kong, yang ikut foto bersama dengan Presiden China Xi Jinping, dinyatakan positif Covid-19.

Xi Jinping mengunjungi Hong Kong di bawah pengawalan keamanan yang ketat untuk menandai peringatan 25 tahun penyerahan kota itu dari Inggris. Kunjungn itu merupakan perjalanan pertamanya ke luar daratan China sejak pandemi Covid-19.

Steven Ho, 42 tahun, anggota partai pro-Beijing terbesar Hong Kong yang duduk di legislatif kota adalah salah satu dari sekitar 100 pejabat yang berada dekat Xi untuk sesi foto bersama pada Kamis sore. Ho berdiri dua baris tepat di belakang Xi, menurut foto yang dirilis oleh pemerintah.

Pada hari pertama kunjungan Presiden China ke Hong Kong, Ho dinyatakan negatif Covid-19. Namun, pada hasil tes berikutnya, anggota parlemen tersebut tidak dikonfirmasi apakah positif Covid-19 atau tidak.

"Sampel pada 1 Juli dikategorikan 'tidak pasti', tetapi demi keamanan publik, Saya tidak berpartisipasi dalam acara pada hari itu," tulis Ho, dikutip dari ChannelsNewsAsia, Minggu (3/7/2022).

Namun, belakangan diketahui bahwa hasil tes Ho adalah positif Covid-19. Dia menjadi anggota kedua partai DAB yang dites positif saat kunjungan Xi Jinping ke Hong Kong. Tam Yiu-chung, menjadi perwakilan Hong Kong pertama yang dinyatakan positif pada hari Kamis dan absen dari semua acara.

Adapun, China adalah satu-satunya negara besar yang masih mengejar target nol Covid dengan melakukan menggunakan penguncian cepat dan pengujian massal.

Xi belum meninggalkan China dalam nyaris 900 hari sejak pandemi terjadi, dan sejalan dengan kebijakan lockdown untuk sebagian besar wilayah China terhadap kedatangan orang dari luar.

Sementara itu, Hong Kong yang mengejar target sama, menggunakan pendekatan yang lebih ringan, tetapi tetap memberlakukan pembatasan perjalanan dan pertemuan yang ketat selama pandemi Covid-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hong kong xi jinping Covid-19
Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top