Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Benarkah Presiden Rusia Putin Abaikan Pesan Damai Jokowi?

Misi perdamaian Jokowi dianggap belum sukses karena Putin terlihat sama sekali tidak merespon terkait upaya perdamaian dengan Ukraina.
Afiffah Rahmah Nurdifa
Afiffah Rahmah Nurdifa - Bisnis.com 02 Juli 2022  |  12:09 WIB
Benarkah Presiden Rusia Putin Abaikan Pesan Damai Jokowi?
Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) seusai usai menyampaikan pernyataan bersama di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Kamis (30/6/2022). Presiden menyatakan siap menjadi jembatan komunikasi antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin agar kedua pihak mencapai perdamaian. ANTARA FOTO/BPMI-Laily Rachev - rwa.

Bisnis.com, JAKARTA -- Eks Wamenlu Dino Patti Djalal menilai kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Ukraina dan Rusia untuk mewujudkan misi perdamaian belum tercapai. Sebab, Putin tidak merespon terkait upaya perdamaian dengan Ukraina.

Kedatangan orang nomor 1 di Indonesia itu disebut untuk membawa misi perdamaian di tengah perang panas antara Rusia dan Ukraina beberapa bulan terakhir. 

Presiden Jokowi telah bertemu dan berdiskusi bersama Presiden Vladimir Putin di Istana Kremlin, Rusia pada Kamis (30/6/2022) kemarin.  

"Menurut saya kalau ukurannya adalah misi perdamaian, maka kita harus jujur menyatakan bahwa kunjungan ke Ukraina dan Rusia ini belum mencapai terobosan," katanya dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (2/7/2022).

Sehari sebelumnya, Jokowi sempat bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan berbincang banyak perihal upaya pengurangan dampak perang dan negosiasi perdamaian.

Dari momen pertemuan Jokowi dan Zelensky, Dino Patti Djalal yang juga merupakan Ketua Foreign Policy Community of Indonesia mengatakan hanya Zelensky yang menyambut baik misi perdamaian yang dibawa Jokowi. 

"Sewaktu di Moskow Presiden Putin dalam Konferensi pers sama sekali tidak menyebut mengenai misi perdamaian dan yang di rujuk hanya mengenai hubungan ekonomi Indonesia Rusia," ungkapnya.

Putin kala itu berbicara terkait ekspor gandum Ukraina, tetapi tidak menyinggung soal perdamaian dengan negara tersebut. Di sisi lain, saat kedatangan Jokowi, Putin tetap melanjutkan aksi militernya di Ukraina. 

"Jadi dari segi misi perdamaian, saya tidak melihat adanya terobosan karena kalau misi perdamaian itu berarti konsep perdamaian diterima oleh kedua pihak, baik Ukraina maupun Rusia," terangnya.

Menurutnya, dalam momen tersebut yang responsif hanya Ukraina saja. Putin tak terlihat begitu peduli dengan perbincangan terkait perdamaian yang diupayakan Jokowi.

"Tentu kita tidak perlu kecil hati karena Sekjen PBB pun juga macet, tidak ada terobosan yang signifikan," katanya.

Ia menambahkan, upaya Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan memfasilitasi ruang mediasi untuk Rusia dan Ukraina pun belum mencapai terobosan hingga saat ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jokowi vladimir putin Ukraina
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top