Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Korupsi PT Antam (ANTM), KPK Telisik Proses Penghitungan Nilai Emas

KPK menelisik soal proses penghitungan nilai emas yang diolah PT Aneka Tambang (Antam) Tbk (ANTM) dengan PT Loco Montrado Tahun 2017
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 29 Juni 2022  |  21:11 WIB
Korupsi PT Antam (ANTM), KPK Telisik Proses Penghitungan Nilai Emas
Juru Bicara KPK Ali Fikri menyampaikan, KPK terus menelisik soal proses penghitungan nilai emas yang diolah PT Aneka Tambang (Antam) Tbk (ANTM) dengan PT Loco Montrado Tahun 2017 - Antara\\r\\n\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menelisik soal proses penghitungan nilai emas yang diolah PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. (ANTM) dengan PT Loco Montrado.

Hal tersebut didalami saat penyidik memeriksa Nursyahrini Dewi selaku mantan Manufacture Product and Service Trading Senior Officer, UBPP LM PT Aneka Tambang. Dia diperiksa terkait dugaan korupsi pengolahan anoda logam antara ANTM dengan PT Loco Montrado.

"Dikonfirmasi antara lain terkait dengan proses dilakukannya penghitungan nilai emas yang diolah PT AT Tbk [Aneka Tambang] dengan PT LM [Loco Montrado] Tahun 2017," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, pada Rabu (29/6/2022).

Dalam kasus ini, KPK membuka penyidikan terkait dugaan korupsi kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Aneka Tambang dengan PT LM Loco Montrado pada 2017.

Dengan dimulainya penyidikan, sudah ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, pihak lembaga antirasuah masih belum membeberkannya.

"KPK belum dapat menjabarkan mengenai konstruksi lengkap perkaranya, pasal yang disangkakan, serta pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka," kata Ali dalam keterangan tertulis beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK korupsi antam antm
Editor : Aprianus Doni Tolok

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top