Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Lagi! Petinggi Antam (ANTM) Diperiksa di Kasus Korupsi Anoda Logam

Penyidik KPK akan memeriksa petinggi PT Antam, yakni Senior Vice President Supply Chain Management Ismail.
Setyo Aji Harjanto
Setyo Aji Harjanto - Bisnis.com 20 Juni 2022  |  12:07 WIB
Lagi! Petinggi Antam (ANTM) Diperiksa di Kasus Korupsi Anoda Logam
Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri/Antara - HO/Humas KPK

Bisnis.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan korupsi kerja sama pengolahan logam antara PT di PT Aneka Tambang (Antam) Tbk (ANTM) dan PT Loco Montrado.

Penyidik lembaga antirasuah hari ini akan memeriksa petinggi PT Antam, yakni Senior Vice President Supply Chain Management bernama Ismail.

"Pemeriksaan dilakukan di KPK Jl. Kuningan Persada Kav-4, Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, atas nama Ismail, Senior Vice President Supply Chain Management PT. Antam, Tbk," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin (20/6/2022).

Dalam kasus ini, KPK membuka penyidikan terkakt dugaan korupsi kerja sama pengolahan anoda logam antara PT Aneka Tambang dengan PT LM Loco Montrado Tahun 2017.

Dengan dimulainya penyidikan, sudah ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun, pihak lembaga antirasuah masih belum membeberkannya.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri membeberkan, lembaga antirasuah belum dapat merinci konstruksi kasus ini.

"KPK belum dapat menjabarkan mengenai konstruksi lengkap perkaranya, pasal yang disangkakan, serta pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka," kata Ali dalam keterangan tertulis, Rabu (13/10/2021).

Salah satu tersangka adalah Bos PT Loco Montrado, Siman Bahar mengajukan praperadilan dan menang. Siman pun memenangkan praperadilan dan batal ditetapkan sebagai tersangka.

Namun, lembaga antirasuah memastikan kasus ini masih berlanjut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK antam antm
Editor : Edi Suwiknyo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top