Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pelanggar Larangan Merokok di Negara Ini Kena Denda Rp314,48 Juta

Pemerintah Malaysia mengeluarkan sebanyak 335 surat tilang atau compound notice kepada pelanggar larangan merokok.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Juni 2022  |  22:48 WIB
Pelanggar Larangan Merokok di Negara Ini Kena Denda Rp314,48 Juta
Suasana sepi di Sungai Besi Expressway di Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (1/6/2021). Malaysia meluncurkan paket US9,7miliar untuk membantu orang dan perusahaan saat lockdown nasional selama dua minggu yang dimulai hari ini. Bloomberg - Samsul Said

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Malaysia melalui Kementerian Kesehatan Malaysia menindak para pelanggar larangan merokok saat operasi terpadu di 263 lokasi di Kuala Lumpur, Sabtu (25/6/2022) malam waktu setempat.

Dari hasil kegiatan itu, Kementerian Kesehatan Malaysia mengeluarkan sebanyak 335 ‘surat tilang’ atau compound notice.

Dilansir dari Antara Minggu (26/6/2022), jumlah nilai denda 335 itu senilai 93.350 ringgit Malaysia (RM) atau setara dengan Rp314,48 juta. Denda itu dijatuhkan kepada individu maupun pemilik tempat atas pelanggaran larangan merokok.

Direktur Divisi Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Malaysia Dr Norhayati Rusli mengatakan compound notice tersebut diberikan kepada pihak yang melanggar Peraturan Pengendalian Produk Tembakau 2004.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 284 surat diberikan kepada individu yang merokok di area terlarang, kemudian 28 pemberitahuan kepada pemilik tempat karena gagal memastikan tidak ada aktivitas merokok di lokasinya.

“Selain itu, 14 compound notice juga dikeluarkan terhadap pemilik tempat karena tidak menampilkan tanda larangan merokok tujuh pemberitahuan melibatkan larangan merokok pada anak di bawah umur dan dua sisanya terhadap pemilik tempat karena tidak menampilkan tanda larangan merokok untuk anak di bawah umur dan tanpa peringatan kesehatan bergambar,” ujarnya dikutip dari Antara, Minggu (26/6/2022).

Operasi terpadu yang berlangsung sekitar lima jam mulai pukul 18.00 waktu setempat itu melibatkan 220 anggota dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen (MDTCA), Kepolisian Kerajaan Malaysia, Departemen Bea Cukai, dan Balai Kota Kuala Lumpur (DBKL).

Sementara itu, dalam operasi tersebut, Departemen Bea Cukai menyita sejumlah rokok yang diyakini telah diselundupkan ke dalam negeri sedangkan MDTCA menyita 147 bungkus rokok berdasarkan Pasal 5 Trade Description Act 2011.

Selain itu, DBKL juga menerbitkan dua surat pemberitahuan untuk pelanggaran yang melibatkan penggunaan tenaga kerja asing tanpa izin kerja yang sah dan satu surat pemberitahuan untuk menjalankan usaha tanpa izin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

malaysia merokok ringgit

Sumber : Antara

Editor : M. Nurhadi Pratomo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top